Breaking News
light_mode

Pemotongan PKH di Batu Agung Terungkap dari Pengakuan Warga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • print Cetak

Dugaan pemotongan PKH di Desa Batu Agung, Kecamatan Merbau Mataram, kembali mencuat setelah sejumlah KPM mengungkap pola penguasaan ATM dan pemotongan dana bantuan. Warga menilai praktik itu merugikan mereka, sementara pengurus dan pemerintah desa belum memberikan penjelasan memadai.


Kesaksian Warga Menguatkan Dugaan Pemotongan PKH

Lampung Selatan, Battikpost.site — Sejumlah warga Batu Agung mulai menyampaikan keterangan secara terbuka. Selain itu, mereka mengungkap pola pemotongan PKH yang mereka alami pada setiap pencairan. Mereka menyebut praktik itu berlangsung lama dan terjadi secara berulang. Selanjutnya, warga mengaku tidak memahami alasan pemotongan tersebut.

Seorang KPM menuturkan bahwa pengurus kelompok memotong dana bantuan dengan nominal bervariasi pada setiap pencairan. Ia menegaskan bahwa jumlah pemotongan berbeda-beda, namun tetap merugikan warga. Selain itu, ia menyebut bahwa pemotongan itu menjadi kebiasaan yang terus berlangsung.

Bahkan, seorang penerima bantuan mengaku menerima Rp2.300.000 namun kehilangan Rp115.000 pada saat pencairan. Ia menjelaskan bahwa pemotongan itu diklaim sebagai biaya administrasi.

“Dapatnya itu 2.300.000, dipotong 115 ribu. Katanya 10 ribu untuk beriling. Sisanya untuk Bu Puji,” ujar seorang KPM.

Ia kemudian menambahkan bahwa pola pemotongan itu tidak hanya menimpa dirinya.

“Bukan saya satu-dua orang saja. Banyak yang ngomong begitu. Kalau dikali banyak orang, jumlahnya besar,” katanya.

Dengan demikian, kesaksian warga memperlihatkan pola pemotongan yang berjalan sistematis. Selain itu, laporan serupa muncul dari beberapa KPM lain. Mereka menyebut bahwa pemotongan terjadi serentak pada momen pencairan yang sama.

Seorang warga lain menegaskan bahwa pemotongan menyasar banyak orang.
Ia berkata, Iya, dipotong semua.”


Pengurus Diduga Menguasai ATM dan PIN Warga

Sementara itu, persoalan lain muncul dari pengakuan warga terkait penguasaan kartu ATM PKH oleh pengurus. Selain itu, banyak KPM tidak mengetahui kode PIN mereka sendiri. Akibatnya, warga tidak bisa mengakses bantuan tanpa perantara.

Seorang KPM menyampaikan bahwa pengurus selalu mengambil ATM menjelang pencairan. Ia menjelaskan bahwa warga hanya menerima uang tunai usai pencairan tanpa mengetahui proses secara langsung.

“Setiap mau pencairan, kartu ATM diambil pengurus. Kami tinggal terima uangnya saja. PIN-nya pun mereka yang tahu. Saya pribadi nggak pernah tahu PIN saya,” ujarnya.

Kemudian, warga mulai mempertanyakan praktik ini setelah melihat desa lain yang memperbolehkan KPM mencairkan bantuan mandiri. Seorang warga berkomentar,
Di desa lain bisa sendiri-sendiri, kok di sini mesti diambilin.”

Selain itu, temuan lapangan menunjukkan sedikitnya lima KPM mengalami pemotongan serupa pada pencairan terakhir. Dengan demikian, dugaan penyimpangan semakin kuat.


Media Tegaskan Seluruh Kesaksian Resmi dan Terdokumentasi

Tim media yang turun ke lokasi menyatakan bahwa setiap keterangan berasal langsung dari KPM. Selain itu, tim memastikan proses pengambilan data berlangsung terbuka. Selanjutnya, semua pernyataan direkam dan diverifikasi ulang sebelum dipublikasikan.

Tim media juga menegaskan bahwa mereka siap mengambil langkah hukum apabila ada pihak yang mengubah kesaksian secara sepihak. Langkah itu dilakukan untuk mencegah manipulasi informasi di kemudian hari. Dengan demikian, publik memperoleh data yang akurat dan terverifikasi.


Pernyataan Kades Wahyudi Menimbulkan Pertanyaan Publik

Kepala Desa Batu Agung, Wahyudi, sebelumnya memberikan pernyataan yang menimbulkan kritik dari masyarakat. Ia berkata:

“Itu kan ada pengurus masing-masing. Kalau soal itu saya nggak tahu menahu.”

Selain itu, pernyataan tersebut menimbulkan keraguan publik karena beberapa alasan. Data kemiskinan berasal dari desa. Selanjutnya, proses usulan dan validasi KPM melewati aparat desa. Selain itu, kepala desa wajib memahami kondisi warganya, terutama mereka yang termasuk kelompok rentan.

Karena itu, publik menilai bahwa ketidaktahuan tersebut tidak selaras dengan tugas dan fungsi pemerintah desa. Di sisi lain, warga menganggap pernyataan itu sebagai upaya menghindari tanggung jawab.


PMD Lampung Selatan Tegaskan Kades Wajib Mengawasi PKH

Kepala Dinas PMD Lampung Selatan, Erdiansyah, S.H., M.M., memberikan penegasan penting terkait pengawasan PKH. Ia berkata:

“Ya, agar kades bisa lebih memantau pembagian PKH dan koordinasi dengan pendamping PKH.”

Dengan demikian, pemerintah desa wajib aktif memastikan penyaluran PKH berjalan tepat sasaran. Selain itu, kepala desa memiliki kewajiban mengawasi proses pencairan. Selanjutnya, koordinasi dengan pendamping PKH menjadi instruksi struktural yang harus dijalankan.

Pernyataan ini sekaligus memperkuat keraguan publik terhadap pernyataan kades sebelumnya. Oleh karena itu, warga menilai bahwa dugaan pembiaran tidak bisa diabaikan.


Aparat Diminta Bertindak karena Ada Potensi Pidana

Selain itu, sejumlah pihak menilai bahwa praktik pemotongan PKH dan penguasaan ATM termasuk tindakan yang berpotensi pidana. Dengan demikian, aparat penegak hukum diminta turun ke lapangan.

Selanjutnya, dasar hukum yang dapat menjerat pelaku antara lain:

1. UU No. 31 Tahun 1999 Jo. UU No. 20 Tahun 2001

  • Penyalahgunaan wewenang dan korupsi dana bantuan.
  • Ancaman 4–20 tahun penjara.

2. Pasal 372 KUHP – Penggelapan

  • Menguasai harta orang lain.
  • Ancaman hingga 4 tahun penjara.

3. Pasal 374 KUHP – Penggelapan dalam Jabatan

  • Ancaman lebih berat dari pasal 372.

4. Permensos No. 1 Tahun 2018 tentang PKH

  • Penyaluran wajib tanpa potongan.
  • Penguasaan ATM dan PIN oleh pihak lain termasuk pelanggaran.

Dengan demikian, dugaan pemotongan PKH tidak sekadar pelanggaran administrasi. Selain itu, tindakan tersebut dapat berujung proses hukum, bahkan pidana korupsi dan penggelapan. (Rls/Red).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Nilai Rekonstruksi Penembakan Polisi Janggal

    Kuasa Hukum Nilai Rekonstruksi Penembakan Polisi Janggal

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, BANDARLAMPUNG – Rekonstruksi kasus penembakan yang menewaskan tiga anggota Polri saat penggerebekan judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan menuai kritik tajam. Kuasa hukum keluarga korban, Putri Maya Rumanti, menyebut proses rekonstruksi yang digelar Denpom II/3 Lampung tidak transparan dan berpotensi menutupi fakta penting. Putri menyatakan bahwa rekonstruksi seharusnya menjelaskan secara rinci unsur niat […]

  • Himasal Lampung Kecam Tayangan Trans7 yang Menyerang Ulama dan Pesantren

    Himasal Lampung Kecam Tayangan Trans7 yang Menyerang Ulama dan Pesantren

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Arif
    • 0Komentar

    Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Lampung mengecam tayangan Xpose Uncensored Trans7 yang disiarkan 13 Oktober 2025. Tayangan itu dinilai menebar fitnah dan kebencian terhadap ulama serta pondok pesantren di Indonesia. Himasal Lampung Sampaikan Pernyataan Sikap Bandar Lampung, Battikpost.site – Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) wilayah Provinsi Lampung menyampaikan pernyataan sikap terkait tayangan program Xpose Uncensored […]

  • Dibuang Tanpa Dosa, Bayi Hidup Ditemukan dalam Tas di Bumi Kedamaian, Bandar Lampung

    Dibuang Tanpa Dosa, Bayi Hidup Ditemukan dalam Tas di Bumi Kedamaian, Bandar Lampung

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Seorang bayi laki-laki ditemukan warga dalam kondisi hidup di dalam sebuah tas di Gang Pelita 1, RT 09, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, pada Rabu sore, 30 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Bayi tersebut segera dievakuasi dan dibawa ke Klinik Bidan Amira, Tanjung Agung, untuk mendapat pertolongan medis. […]

  • Grand Opening Agatha Jaya Mobilindo, Showroom Mobil Bekas Bandar Lampung

    Grand Opening Agatha Jaya Mobilindo, Showroom Mobil Bekas Bandar Lampung

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Grand Opening Showroom Agatha Jaya Mobilindo Bandar Lampung, Battikpost.site – Senin, 15 September 2025, Agatha Jaya Mobilindo menggelar grand opening showroom mobil bekas berkualitas di Jalan Arif Rahman Hakim, Bandar Lampung. Acara berlangsung meriah dan menghadirkan pusat penjualan mobil second dengan berbagai pilihan unit. Kehadiran showroom ini menegaskan komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lampung […]

  • Latber Gantangan Coklatan di Kemiling B.Lampung: Latihan Rutin Rasa Lomba

    Latber Gantangan Coklatan di Kemiling B.Lampung: Latihan Rutin Rasa Lomba

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Dok.Battikpost – Suasana latber rutin sabtu di gantangan coklatan kemiling B.Lampung Battikpost, Bandar Lampung – Gantangan Coklatan di Kemiling, Bandar Lampung, kembali menggelar Latber Rutin Sabtu pada 24 Mei 2025. Dimulai tepat pukul 15.00 WIB, gelaran ini disambut antusias puluhan kicau mania dari berbagai penjuru kota. Meski hanya bertajuk latihan bersama, atmosfer yang tercipta benar-benar […]

  • Aksi Damai Ribuan Massa di Lampung Jadi Teladan Demokrasi Tanpa Ricuh

    Aksi Damai Ribuan Massa di Lampung Jadi Teladan Demokrasi Tanpa Ricuh

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

      BANDAR LAMPUNG, BattikPost Site – Ribuan mahasiswa, masyarakat, hingga pengemudi ojek online di Provinsi Lampung menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Lampung, Senin (1/9/2025). Aksi yang berlangsung sejak pagi hingga sore itu berjalan tertib dan damai tanpa menimbulkan insiden besar maupun kerusakan fasilitas umum. Massa yang berkumpul di sepanjang Jalan Wolter Monginsidi […]

expand_less