Breaking News
light_mode

Jalan Raya Wuhan-Yangxin : Menggabungkan Infrastruktur Modern dan Keseimbangan Lingkungan

  • account_circle een1978
  • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
  • print Cetak

Bandar Lampung, Battik Media, – Jalan Raya Wuhan-Yangxin di Provinsi Hubei, Tiongkok, sepanjang 126 KM, dibangun dengan solusi flyover sebagai cara untuk menjaga kelestarian lahan pertanian, mengutamakan disiplin tataruang yang ketat. Ini menjadi contoh terbaik bagaimana infrastruktur modern dapat berkembang seiring dengan pengaturan lingkungan yang menjaga ekosistem dan tradisi pertanian.

Di tengah perkembangan pesat infrastruktur Tiongkok, Jalan Raya Wuhan-Yangxin yang membentang sepanjang 126 KM, memperlihatkan pendekatan yang sangat memperhatikan keseimbangan lingkungan. Meskipun diharuskan dibangun flyover, alasan di balik keputusan tersebut bukanlah tanpa sebab. Menurut aturan ketat disiplin tataruang yang diberlakukan di Tiongkok, setiap perubahan terhadap lahan pertanian, baik untuk tujuan infrastruktur maupun lainnya, sangat dibatasi. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Tiongkok untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian yang sangat vital bagi perekonomian negara.

Jalan yang melintasi daerah Wuhan hingga Yangxin ini, kini menjadi lebih dari sekadar sarana transportasi. Dari udara, jalan ini tampak seperti mengambang di atas mosaik cermin air, memanjakan mata dengan pemandangan yang menakjubkan. Integrasi teknologi dan keindahan alam ini menunjukkan betapa infrastruktur modern bisa berkolaborasi dengan alam, bahkan dalam kondisi yang menuntut pembangunan besar-besaran.

Pembangunan jalan raya ini juga menjadi simbol nyata dari bagaimana prinsip keharmonisan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat tercapai. Meskipun akses transportasi yang lebih cepat dan efisien sangat dibutuhkan, pemerintah Tiongkok berusaha keras agar infrastruktur tidak mengganggu keseimbangan alam dan lahan pertanian yang ada. Hal ini memperkuat hubungan antara kota Wuhan dan daerah Yangxin, sekaligus memberikan dorongan besar bagi ekonomi lokal tanpa mengorbankan sektor pertanian yang ada.

Sementara itu, di Indonesia, persoalan yang serupa sering kali terabaikan. Dengan kebijakan pembangunan infrastruktur yang cenderung mengorbankan lahan pertanian, Indonesia kehilangan lebih dari 70.000 hektar lahan pertanian setiap tahunnya untuk kepentingan industri dan proyek infrastruktur. Tanpa pergeseran mindset dan kebijakan yang lebih bijak, Indonesia akan kesulitan mencapai swasembada pangan dalam waktu dekat.

  • Penulis: een1978

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejuaraan Renang Piala Kemenpora 2026 Resmi Digelar di Lampung

    Kejuaraan Renang Piala Kemenpora 2026 Resmi Digelar di Lampung

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Kejuaraan Renang Piala Kemenpora 2026 resmi bergulir di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, Sabtu (11/7/2026). Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka ajang nasional yang menghadirkan 2.780 atlet dari 117 klub renang mewakili 16 provinsi di Indonesia. Jihan Nurlela Buka Kejuaraan Renang Nasional di Lampung Bandar Lampung, Battikpost.site — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka Kejuaraan […]

  • THR untuk Pengemudi Ojol: Hak atau Sekadar Imbauan?

    THR untuk Pengemudi Ojol: Hak atau Sekadar Imbauan?

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Battikpost, – Menjelang Lebaran, isu Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pengemudi ojek online (ojol) kembali menjadi sorotan. Banyak yang mempertanyakan apakah perusahaan aplikator seperti Gojek dan Grab wajib memberikan THR kepada mitra pengemudinya. Jika tidak, apakah ada sanksinya? Apakah Aplikator Wajib Memberikan THR untuk Ojol? Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah memberikan klarifikasi terkait hal ini. Menurut […]

  • Aksi Damai Lampung Melawan, Jaga Demokrasi Tanpa Kekerasan

    Aksi Damai Lampung Melawan, Jaga Demokrasi Tanpa Kekerasan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Oleh : Timbul Priyadi Lampung — Aksi damai Lampung Melawan menjadi momentum bersejarah pada 1 September 2025. Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, turun ke jalan menyampaikan aspirasi. Kata kunci utama aksi damai Lampung Melawan tercermin jelas dalam peristiwa ini yang menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi dapat dilakukan tanpa kekerasan dan caci maki. Sebagaimana […]

  • Diskon Tarif Listrik 50% Kembali Mulai 5 Juni 2025, Cek Cara Dapatnya

    Diskon Tarif Listrik 50% Kembali Mulai 5 Juni 2025, Cek Cara Dapatnya

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Pemerintah kembali memberikan diskon tarif listrik 50% yang akan berlaku mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025. Program ini ditujukan untuk sekitar 79,3 juta pelanggan rumah tangga dengan daya 1.300 VA ke bawah, termasuk pengguna listrik prabayar dan pascabayar. Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan bahwa skema diskon ini masih sama dengan […]

  • Dialog dengan Petani di Lampung Timur, Gubernur Tinjau Penggilingan Padi dan Produksi Pupuk Organik

    Dialog dengan Petani di Lampung Timur, Gubernur Tinjau Penggilingan Padi dan Produksi Pupuk Organik

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Gubernur Lampung Dialog dengan Petani LAMPUNG TIMUR, Battikpost.site – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdialog dengan petani sekaligus meninjau lokasi penggilingan dan pengeringan padi (dryer) di Desa Taman Asri, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (26/08/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Penguatan Sarana Pascapanen Gubernur Mirza meninjau fasilitas penggilingan […]

  • Gus Yahya Ingatkan Pesantren Utamakan Pengasuhan Santri

    Gus Yahya Ingatkan Pesantren Utamakan Pengasuhan Santri

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengingatkan pesantren agar mengutamakan pengasuhan santri dan menjaga nilai ruhaniyah pendidikan. Ia menyampaikan pesan itu saat memberikan arahan kepada pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama dalam doa bersama Harlah ke-72 RMI NU secara daring, Rabu (20/5/2026). Pesantren Dinilai Memikul Amanah Besar Jakarta, Battikpost.site […]

expand_less