Breaking News
light_mode

Distribusi Solar Subsidi di SPBN Kalianda di Sorot, Nelayan Mengaku Tidak Kebagian

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak
Distribusi solar subsidi Kalianda di SPBN TPI Dermaga Bom menuai sorotan. Nelayan mengaku tidak memperoleh BBM subsidi meski pasokan rutin masuk. Dugaan penyimpangan distribusi dan praktik tidak wajar disebut merugikan nelayan sebagai penerima utama.

Dugaan Penyimpangan Distribusi Solar Subsidi

Kalianda, Battikpost.siteDistribusi bahan bakar minyak bersubsidi jenis solar di SPBN kawasan TPI Dermaga Bom menjadi perhatian. Sejumlah pihak menilai praktik penyaluran tidak berjalan sesuai ketentuan.

Nelayan setempat menyampaikan keluhan terkait sulitnya memperoleh solar subsidi. Mereka menyebut kondisi tersebut berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Informasi yang beredar menyebut SPBN menerima pasokan sekitar 5 kiloliter setiap hari. Pengelola seharusnya menyalurkan seluruh pasokan langsung kepada nelayan hingga habis.

Namun pelaksanaan di lapangan menunjukkan indikasi ketidaksesuaian. Nelayan tidak menerima solar subsidi sebagaimana mestinya.

Nelayan Tidak Mendapatkan Haknya

Nelayan mengaku tidak lagi menikmati kemudahan akses BBM subsidi. Padahal mereka sangat bergantung pada pasokan tersebut untuk melaut.

Sebagian nelayan bahkan harus mencari alternatif lain untuk mendapatkan bahan bakar. Kondisi tersebut meningkatkan biaya operasional mereka.

Oknum tertentu diduga mengarahkan nelayan untuk membeli solar dari pengecer. Harga di tingkat pengecer lebih tinggi dibanding harga subsidi resmi.

Situasi ini menimbulkan beban tambahan bagi nelayan kecil. Mereka harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk tetap melaut.

Proses Administrasi Tetap Tidak Menjamin

Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya memberikan keterangan. Ia menyebut nelayan telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Pengawas SPBN bahkan telah mengumpulkan barcode dan surat jalan milik nelayan. Dokumen tersebut menjadi syarat utama pengambilan solar subsidi.

Namun kelengkapan administrasi tidak menjamin nelayan memperoleh BBM. Mereka tetap tidak mendapatkan solar subsidi.

Barcode dan surat jalan sudah dikumpulkan, tapi solar tidak didapat. Malah diarahkan oleh oknum untuk beli di pengecer sekitar lokasi,” ujarnya.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya masalah dalam sistem distribusi. Nelayan tidak merasakan manfaat meski telah memenuhi aturan.

Dampak Langsung Bagi Nelayan

Masalah distribusi solar subsidi Kalianda berdampak langsung pada kehidupan nelayan. Mereka mengalami kesulitan menjalankan aktivitas melaut.

Biaya operasional meningkat karena harus membeli bahan bakar dengan harga lebih tinggi. Pendapatan nelayan pun terancam menurun.

Warga menyebut kondisi ini terjadi secara luas. Hampir seluruh nelayan mengalami kesulitan yang sama.

Nelayan sangat dirugikan. Hampir semua tidak mendapatkan pelayanan, padahal semua syarat sudah dipegang pengawas,” tegasnya.

Situasi ini memicu keresahan di kalangan masyarakat pesisir. Mereka berharap ada perbaikan sistem distribusi.

Dugaan Pungutan dan Praktik Tidak Wajar

Selain masalah distribusi, muncul dugaan pungutan liar. Beberapa nelayan mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan.

Biaya tersebut mencapai sekitar Rp50 ribu untuk memperpanjang barcode. Pihak tertentu diduga menonaktifkan barcode secara berkala.

Praktik tersebut menambah beban bagi nelayan kecil. Mereka harus membayar biaya tambahan untuk mengakses haknya.

Dugaan keterlibatan oknum pegawai SPBN juga mencuat. Hal ini memperkuat indikasi adanya praktik tidak wajar dalam distribusi.

Indikasi Penyelewengan Solar Subsidi

Warga juga mengungkap dugaan penyelewengan distribusi solar. BBM subsidi tidak seluruhnya sampai ke nelayan.

Sebagian solar diduga dialihkan ke pihak lain. Oknum tertentu kemudian menjualnya ke luar daerah.

Wilayah Lampung Timur disebut sebagai salah satu tujuan distribusi tersebut. Praktik ini menyalahi tujuan pemberian subsidi.

Solar itu tidak semua sampai ke nelayan. Ada yang dibawa keluar dan dijual lagi,” ungkap sumber tersebut.

Kondisi ini memperparah kesulitan nelayan. Mereka kehilangan akses terhadap BBM yang menjadi haknya.

Lemahnya Pengawasan Jadi Sorotan

Masyarakat menilai pengawasan distribusi solar subsidi masih lemah. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan.

SPBN seharusnya menjadi solusi bagi nelayan. Fasilitas ini hadir untuk memastikan distribusi BBM tepat sasaran.

Namun kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya. Oknum tertentu diduga memanfaatkan sistem untuk kepentingan pribadi.

Akibatnya, nelayan kecil tidak mendapatkan manfaat dari program subsidi. Mereka justru menghadapi kesulitan yang semakin besar.

Desakan kepada Pertamina dan Aparat

Masyarakat mendesak pihak terkait untuk segera bertindak. Mereka meminta Pertamina melakukan penelusuran secara menyeluruh.

Aparat penegak hukum juga diminta turun tangan. Penyelidikan diperlukan untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut.

Jika terbukti, praktik ini melanggar aturan distribusi BBM subsidi. Tindakan tersebut juga merugikan masyarakat nelayan.

Kalau ini terus dibiarkan, nelayan kecil yang paling hancur. Kami minta Pertamina jangan tutup mata,” pungkasnya.

Masyarakat berharap ada perbaikan sistem distribusi. Mereka ingin hak nelayan kembali terpenuhi secara adil.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudirman Terpilih Kembali, Pak Lurah Langkapura Ajak Warga RT 03 Jaga Persatuan

    Sudirman Terpilih Kembali, Pak Lurah Langkapura Ajak Warga RT 03 Jaga Persatuan

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Sudirman Ketua RT 03 kembali memenangkan pemilihan Ketua RT 03 Lingkungan 2, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura, Minggu (3/5/2026). Warga memberikan suara secara tertib dan demokratis. Lurah Langkapura mengajak seluruh warga menjaga persatuan usai pemilihan. Pemilihan Berjalan Aman dan Demokratis Bandar Lampung, Battikpost.site — Panitia menyelenggarakan pemilihan Ketua RT 03 dengan lancar. Warga datang ke lokasi […]

  • TP PKK Lampung Dorong Edukasi Ketahanan Sosial Keluarga

    TP PKK Lampung Dorong Edukasi Ketahanan Sosial Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pentingnya Peran Keluarga dalam Menghadapi Tantangan Sosial Bandar Lampung, Battikpost.site – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menegaskan pentingnya keluarga sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan sosial masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri seminar bertema “Peran Ketahanan Keluarga dalam Menghadapi Bencana Sosial: Gerakan Kebebasan Perilaku Menyimpang” yang digelar di Gedung Pusiban, Sabtu […]

  • Sidang Praperadilan Enam Debt Collector Masuki Pemeriksaan Saksi

    Sidang Praperadilan Enam Debt Collector Masuki Pemeriksaan Saksi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Sidang praperadilan enam debt collector kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (29/7/2026). Persidangan memasuki tahap pemeriksaan saksi dan ahli untuk menguji keabsahan penangkapan, penahanan, serta penetapan tersangka dalam perkara dugaan perampasan mobil debitur. Pemeriksaan Saksi dan Ahli Jadi Agenda Persidangan Bandar Lampung, Battikpost.site — Pengadilan Negeri Tanjungkarang melanjutkan sidang praperadilan yang diajukan enam debt […]

  • Ratusan ASN Pemprov Lampung Donorkan Darah Untuk Sesama di Momen Kemerdekaan

    Ratusan ASN Pemprov Lampung Donorkan Darah Untuk Sesama di Momen Kemerdekaan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan bersama Ketua PMI Provinsi Lampung, Wulan Sari Mirza meninjau pelaksanaan Donor Darah yang digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025. Kegiatan donor darah yang digelar merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung bersama PMI Provinsi Lampung, berlangsung di […]

  • Danrem 043/Gatam Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih di Lampung

    Danrem 043/Gatam Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih di Lampung

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung, battikpost.site — Untuk mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan berbasis desa, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah menghadiri peluncuran dan dialog percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Lampung, Rabu (28/05/2025). Acara berlangsung di Graha Adora, Jl. Raden Gunawan, Kabupaten Pesawaran, dan dihadiri sejumlah tokoh […]

  • Gudang Diduga Ilegal di Soekarno Hatta Kembali Beroperasi, Penegakan Hukum di Pertanyakan

    Gudang Diduga Ilegal di Soekarno Hatta Kembali Beroperasi, Penegakan Hukum di Pertanyakan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Gudang Diduga Ilegal Soekarno Hatta kembali beroperasi di Bandar Lampung, Selasa (28/04). Lokasi yang diduga mengolah minyak mentah itu kembali menjadi perhatian publik karena belum terlihat tindakan hukum maupun penjelasan resmi dari instansi terkait. Sorotan Publik Kembali Mengarah ke Lokasi Gudang BANDAR LAMPUNG, Battikpost.site – Keberadaan sebuah gudang yang diduga digunakan untuk pengolahan minyak mentah […]

expand_less