Breaking News
light_mode

Tokoh Muda Unyi Lampung Tengah Ajak Publik Sikapi Polemik Angken Sewaghian Bijak

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • print Cetak
Tokoh muda Unyi Lampung Tengah, Arif Sanjaya, mengajak masyarakat menyikapi Polemik Angken Sewaghian secara bijak. Ia menyampaikan pandangan tersebut setelah prosesi Angken Sewaghian kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, memunculkan beragam tanggapan di Provinsi Lampung dan tingkat nasional.

Arif Sanjaya Tekankan Pentingnya Menjaga Tata Titi Adat

Lampung, Battikpost.site — Arif Sanjaya menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan memperoleh gelar adat di Lampung. Namun, seluruh pihak wajib menjalankan proses tersebut sesuai tata cara, ketentuan, dan nilai adat yang berlaku dalam masyarakat Lampung, khususnya adat Lampung Pepadun.

Ia menjelaskan bahwa pemberian gelar adat harus mengikuti mekanisme yang telah diwariskan para leluhur. Setiap tahapan perlu menghormati aturan adat agar nilai budaya tetap terjaga.

Arif menilai proses pengangkatan atau pengakuan adat harus memperhatikan pihak yang memberikan pengangkatan. Kedudukan pihak tersebut dalam struktur kepenyimbangan adat juga menjadi bagian penting.

Menurutnya, kepatuhan terhadap tata titi adat akan menjaga keaslian tradisi. Langkah itu juga mencegah perubahan aturan adat akibat kepentingan tertentu.

“Jangan sampai prosesi tata titi yang sudah dipakemkan oleh para leluhur secara perlahan bergeser dalam pelaksanaannya. Lampung merupakan daerah yang terbuka bagi siapa saja. Hal itu tercermin dalam falsafah Nemui Nyimah serta Bejuluk Beadek yang menjadi bagian dari nilai-nilai adat masyarakat Lampung,” ujar Arif.

Arif juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga kesakralan adat Lampung. Ia meminta masyarakat tidak mencampurkan prosesi adat dengan kepentingan pribadi maupun keuntungan tertentu.

Prosesi Tidak Mewakili Seluruh Kebuayan di Lampung

Arif menilai prosesi pengangkenan kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, merupakan bentuk penghormatan dari sebagian kebuayan di Provinsi Lampung. Menurutnya, penghormatan tersebut menjadi hak kelompok adat yang melaksanakannya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa prosesi tersebut tidak mewakili seluruh marga maupun seluruh kebuayan yang berada di Tanah Lampung. Setiap kelompok adat memiliki kewenangan serta kedudukan masing-masing dalam menjalankan tradisi.

Ia berharap masyarakat memahami perbedaan tersebut agar tidak muncul kesimpulan yang keliru. Pemahaman yang utuh akan membantu menjaga keharmonisan antarkelompok adat.

Arif juga mengajak masyarakat menghormati keberagaman pandangan dalam lingkungan adat Lampung. Ia menilai dialog yang santun akan menghasilkan pemahaman yang lebih baik dibandingkan perdebatan berkepanjangan.

Polemik Angken Sewaghian Jadi Momentum Edukasi Budaya

Arif yang aktif melestarikan budaya Lampung berharap polemik yang berkembang tidak memengaruhi pemahaman generasi muda terhadap adat Lampung. Ia menginginkan masyarakat memperoleh penjelasan yang benar mengenai tata cara adat.

Menurutnya, perhatian publik terhadap persoalan tersebut membuka peluang memperkenalkan budaya Lampung kepada masyarakat yang lebih luas. Kesempatan itu perlu dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai mekanisme adat secara utuh.

Ia menilai penyampaian informasi yang benar akan mengurangi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami proses adat berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Sebagai bahan evaluasi, Arif menyampaikan beberapa hal perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Evaluasi tersebut bertujuan menjaga pelaksanaan adat tetap sesuai dengan tata titi yang diwariskan para leluhur.

“Menurut saya, penyelesaian di sesat dengan bersumpah di bawah Al-Qur’an sudah menjadi mekanisme yang umum dilaksanakan oleh masyarakat Lampung dalam prosesi Angken Sewaghian. Hal ini dapat menjadi salah satu solusi agar persoalan dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuan adat yang berlaku,” pungkasnya.

Arif berharap seluruh elemen masyarakat menjaga nilai persaudaraan dalam menyikapi perbedaan pandangan. Ia juga mengajak masyarakat menghormati adat, budaya, dan mekanisme yang telah menjadi pedoman masyarakat Lampung selama turun-temurun.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen dalam Penanggulangan Terorisme

    Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen dalam Penanggulangan Terorisme

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen dalam pencegahan dan penanggulangan terorisme melalui kerja sama lintas sektor yang melibatkan masyarakat, aparat keamanan, dan berbagai lembaga. Upaya ini menunjukkan keseriusan daerah dalam membangun ketahanan terhadap ideologi ekstrem. Pada tahun 2024, Pemprov Lampung meraih penghargaan bergengsi Rencana Aksi Nasional Pencegahan Ekstremisme (RAN PE) Award 2024 […]

  • Gubernur Lampung Buka Edu-Day JPPPM Dorong Peran Pesantren

    Gubernur Lampung Buka Edu-Day JPPPM Dorong Peran Pesantren

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka kegiatan Edu-Day Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM) Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Novotel, Selasa (6/5/2025). Kegiatan tahunan ini menghadirkan para pengasuh pesantren dari seluruh Lampung. Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani menyoroti peran strategis pondok pesantren dalam membentuk karakter generasi muda dan menyelesaikan […]

  • Kebakaran Hebat di Pajar Bulan Hanguskan Dua Ruko Jelang Lebaran

    Kebakaran Hebat di Pajar Bulan Hanguskan Dua Ruko Jelang Lebaran

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Barat — Malam takbiran yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi kepanikan di Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat. Dua rumah toko (ruko) yang menjual sepatu dan sepeda terbakar pada Minggu malam (30/3/2025), menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah. Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar. Video kebakaran yang beredar di media […]

  • Wapres Gibran Bagikan 8.000 Paket Sembako untuk Warga Solo

    Wapres Gibran Bagikan 8.000 Paket Sembako untuk Warga Solo

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Solo, — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyalurkan 8.000 paket sembako kepada warga Kota Solo pada hari kedua Lebaran 1446 H, Selasa (1/4/2025). Pembagian berlangsung di dua lokasi, yakni Graha Saba Buana dan Masjid Zayed, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 3.000 paket sembako dibagikan di […]

  • Gubernur Mirza Hadiri Doa untuk Negeri di Masjid Al-Bakrie, Pemprov Lampung Siap Sambut Ramadan

    Gubernur Mirza Hadiri Doa untuk Negeri di Masjid Al-Bakrie, Pemprov Lampung Siap Sambut Ramadan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Doa untuk Negeri di Masjid Al-Bakrie, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian peringatan HUT ke-18 TV One sekaligus momentum refleksi dan persiapan Pemerintah Provinsi Lampung menyambut Ramadan. Kegiatan Doa untuk Negeri Berlangsung Khidmat Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Mirza Hadiri Doa untuk Negeri di Masjid Al-Bakrie Kota Bandar Lampung. […]

  • Gubernur Lampung Dorong Revitalisasi Tambak dan Mangrove

    Gubernur Lampung Dorong Revitalisasi Tambak dan Mangrove

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    JAKARTA, Battikpost.site — Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memperkuat pengelolaan wilayah pesisir melalui pendataan kawasan, penataan ulang tambak-tambak bermasalah, dan program penanaman mangrove. Hal ini ditegaskan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, di Jakarta, Jumat (25/7/2025). “Pendataan kawasan pesisir Lampung sangat penting. Banyak tambak bermasalah yang perlu direvitalisasi. […]

expand_less