Eva Dwiana Tinjau Sungai Kedamaian, Siapkan Penanganan Banjir
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau bantaran sungai di Kecamatan Kedamaian, Jumat (27/3/2026). Ia mengkaji kondisi drainase dan permukiman warga serta menyiapkan langkah penanganan banjir melalui perencanaan matang bersama jajaran pemerintah kota.
Blusukan ke Wilayah Rawan Banjir
Bandar Lampung, Battikpost.site — Bandar Lampung menghadapi persoalan banjir di sejumlah wilayah setiap musim hujan. Pemerintah kota terus mencari solusi melalui berbagai langkah terukur. Salah satu upaya dilakukan melalui peninjauan langsung ke lapangan.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung ke Kecamatan Kedamaian. Ia menyusuri permukiman warga di sepanjang aliran sungai. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026.
Eva Dwiana melihat langsung kondisi lingkungan yang selama ini terdampak banjir. Ia memeriksa aliran sungai dan saluran drainase. Ia juga mengamati kondisi rumah warga di kawasan rawan genangan.
Warga menyambut kedatangan wali kota dengan antusias. Mereka berharap pemerintah segera menghadirkan solusi konkret. Selama ini, banjir kerap mengganggu aktivitas masyarakat.
Jajaran Pemkot Turut Mendampingi
Eva Dwiana tidak bekerja sendiri dalam kegiatan tersebut. Ia melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah. Tim turun langsung untuk mendata kondisi di lapangan.
Satgas Kota Bandar Lampung ikut mendampingi kegiatan tersebut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum hadir untuk meninjau infrastruktur. Kepala Dinas Kominfo juga turut serta dalam kegiatan itu.
Camat Kedamaian mendampingi proses peninjauan wilayah. Para lurah ikut membantu koordinasi di tingkat kelurahan. RT dan Linmas turut menjaga kelancaran kegiatan.
Seluruh jajaran bekerja bersama untuk mengumpulkan data. Mereka mencatat kondisi lingkungan secara detail. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ke depan.
Fokus pada Perbaikan Drainase dan Sungai
Eva Dwiana menaruh perhatian pada kondisi aliran sungai. Ia melihat adanya potensi penyumbatan yang memicu banjir. Ia juga menilai kapasitas drainase belum optimal.
Pemerintah kota akan merancang perbaikan secara menyeluruh. Langkah tersebut mencakup normalisasi sungai dan pembenahan saluran air. Perbaikan juga menyasar kawasan permukiman warga.
Eva Dwiana menegaskan pentingnya perencanaan matang dalam setiap program. Ia tidak ingin kebijakan dilakukan secara terburu-buru. Pemerintah harus mengikuti prosedur yang berlaku.
“Kita akan rencanakan perbaikan supaya ke depan tidak banjir lagi. Semua persoalan di Bandar Lampung ini akan kita selesaikan, tapi harus melalui proses perencanaan yang matang,” ujar Bunda Eva di sela peninjauan.
Penanganan Banjir Harus Sesuai Proses
Eva Dwiana menjelaskan bahwa penggunaan anggaran harus sesuai aturan. Pemerintah tidak boleh bertindak tanpa perencanaan jelas. Setiap program harus melalui tahapan yang tepat.
Ia menekankan pentingnya usulan dan kajian sebelum pelaksanaan. Pemerintah harus memastikan setiap langkah memiliki dasar yang kuat. Hal ini penting untuk menjaga akuntabilitas.
“Kita tidak bisa asal memakai anggaran. Semua harus ada usulan, perencanaan, dan proses. Bukan karena diviralkan baru kita bekerja. Pemerintah tetap bekerja sesuai perencanaan,” tegasnya.
Ia memastikan pemerintah tetap bekerja meski tanpa sorotan publik. Ia menilai perencanaan menjadi kunci keberhasilan program. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan solusi berkelanjutan.
Pemkot Terbuka terhadap Kritik
Eva Dwiana menyampaikan sikap terbuka terhadap kritik masyarakat. Ia tidak mempermasalahkan masukan yang bersifat membangun. Ia bahkan mempersilakan masyarakat menyampaikan aspirasi.
Media sosial menjadi salah satu sarana penyampaian kritik. Ia menilai kritik dapat menjadi bahan evaluasi. Pemerintah akan merespons dengan kerja nyata.
“Kita tidak masalah dikritik, tidak masalah diviralkan. Biarlah, kita jawab dengan kerja saja,” ucapnya.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap objektif dalam memberikan masukan. Kritik yang konstruktif akan membantu pemerintah. Kolaborasi menjadi kunci penyelesaian masalah kota.
Peran Masyarakat Jaga Lingkungan
Eva Dwiana mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran warga dalam mencegah banjir. Salah satu langkah sederhana yaitu tidak membuang sampah ke sungai.
Sampah sering menjadi penyebab utama penyumbatan saluran air. Kondisi ini memperparah banjir saat hujan deras. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan.
“Kita harus gotong royong, saling menjaga. Kalau sungai bersih dan lingkungan dijaga bersama, insyaAllah banjir bisa kita kurangi,” katanya.
Ia mendorong budaya gotong royong di lingkungan masyarakat. Warga dapat bekerja sama menjaga kebersihan sungai. Langkah ini akan mendukung program pemerintah.
Komitmen Penanganan Banjir Berkelanjutan
Peninjauan ini menunjukkan keseriusan pemerintah kota. Eva Dwiana ingin memastikan penanganan banjir berjalan bertahap. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program.
Pemerintah tidak hanya fokus pada solusi jangka pendek. Mereka merancang kebijakan jangka panjang yang terukur. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir.
Data lapangan akan menjadi dasar penyusunan program. Pemerintah akan memprioritaskan wilayah yang paling terdampak. Langkah ini dilakukan untuk efektivitas penanganan.
Baca Juga Terbaru
Kegiatan blusukan menjadi bagian dari strategi pemerintah. Eva Dwiana ingin melihat langsung kondisi masyarakat. Ia juga ingin memastikan kebijakan tepat sasaran.
Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan. Mereka berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Penanganan banjir menjadi salah satu prioritas utama. (Heru).
- Penulis: Admin


