Breaking News
light_mode

Rabat Beton Retak di Asem Bagus, Pengerjaan Proyek Dinilai Buruk

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • print Cetak

Rabat beton pada peningkatan Jalan Asem Bagus kembali menimbulkan kegelisahan warga. Mereka melihat keretakan, penurunan slab, dan struktur menggantung pada proyek senilai Rp 993 juta. Selain itu, warga mempertanyakan pengawasan karena tidak menemukan konsultan maupun petugas PUPR di lokasi.


Proyek Diduga Gagal Struktur

Lampung Selatan, Battikpost.site — Warga Desa Kaliasin awalnya menyambut proyek peningkatan Jalan Asem Bagus dengan harapan besar. Mereka menilai pembangunan rabat beton tersebut dapat meningkatkan mobilitas masyarakat. Selain itu, warga berharap proyek dari APBD 2025 senilai Rp 993 juta itu memenuhi standar konstruksi yang tepat.

Salah satu warga yang tinggal di jalur pembangunan menyampaikan rasa syukur ketika proyek mulai berjalan.

“Kami sangat berterima kasih kepada bpk Bupati, jalan ini memang kami butuhkan. Sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Namun, ia segera merasa kecewa setelah melihat beton yang baru dicor justru retak, turun, dan menggantung. Situasi ini membuat warga merasa khawatir terhadap kualitas pengerjaan proyek yang menggunakan uang negara.

“Tapi kok ada yang udah retak dan turun begini? Sayang banget… jangan-jangan kontraktornya mau untung lebih banyak, ya?” kelakarnya sambil tersenyum kecut.


Rabat Menggantung dan Struktur Diduga Tidak Padat

Tim yang mengecek lokasi menilai kerusakan tersebut tidak dapat dianggap sepele. Selain itu, mereka melihat beberapa indikasi kuat bahwa pengerjaan proyek tidak mengikuti spesifikasi teknis konstruksi beton. Temuan itu memunculkan dugaan bahwa pelaksana proyek tidak menerapkan standar minimal yang seharusnya wajib mereka patuhi.

Pertama, bagian rabat beton tampak menggantung atau floating slab. Bagian di bawah beton terlihat berongga tanpa agregat padat sebagai struktur wajib. Dengan demikian, slab tidak menempel pada tanah yang dipadatkan. Kondisi seperti ini masuk kategori fatal dalam pengerjaan rigid pavement.

Kedua, tim melihat lapisan subbase yang tidak sesuai standar. Tanah gembur bercampur batu acak memenuhi dasar rabat. Tidak terlihat agregat kelas A atau B sebagaimana diwajibkan oleh SNI 2847 ataupun Spesifikasi Umum Bina Marga. Akibatnya, beton tidak memperoleh fondasi kokoh yang mampu menahan beban kendaraan.

Ketiga, pelaksana proyek ADI menyebut retakan di rabat beton sebagai cutting joint. Namun, bentuk retakan memanjang dan dalam pada titik penurunan slab terlihat lebih mirip patahan struktur. Selain itu, retakan itu muncul pada zona yang tidak lazim menjadi sambungan pengecoran harian.


Pengawasan Diduga Lalai di Lapangan

Tim investigasi tidak menemukan pengawas konsultan maupun petugas dari Dinas PUPR saat melakukan pengecekan. Para pekerja terlihat bekerja tanpa alat pelindung diri atau aturan Safety K3. Selain itu, tidak ada papan proyek yang memuat informasi pekerjaan secara lengkap. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa pengawasan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Dengan demikian, publik mulai mempertanyakan peran pengawas yang seharusnya hadir untuk memastikan mutu konstruksi tetap terjaga. Selain itu, absennya pengawasan mengindikasikan kelalaian yang berpotensi menyebabkan kerugian negara.


KUPT PUPR Tanjung Bintang Bungkam

KUPT PU Tanjung Bintang, Andi Tanamal, memilih tidak memberikan jawaban ketika dimintai klarifikasi mengenai kerusakan rabat beton tersebut. Sikap itu menimbulkan banyak pertanyaan dari publik yang ingin mengetahui proses pengawasan proyek.

Warga mempertanyakan apakah pengawasan lapangan berlangsung sebagaimana prosedur. Selain itu, mereka bertanya-tanya apakah ada masalah yang sengaja tidak diungkap. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pekerjaan hampir Rp 1 miliar tersebut berjalan tanpa kontrol ketat dari instansi terkait.

Retakan Struktural Tidak Bisa Ditambal

SNI 2847:2019, SNI 1732, dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 mengatur secara tegas bahwa setiap retakan struktural yang disertai penurunan slab wajib dibongkar total. Selain itu, aturan tersebut tidak membenarkan perbaikan berupa tambalan karena retakan telah menjangkau struktur bawah.

Retakan itu dapat mengakibatkan kegagalan fungsi perkerasan. Dengan demikian, pengguna jalan bisa menghadapi risiko bahaya. Selain itu, kegagalan struktur dapat memicu kerugian keuangan negara akibat pekerjaan ulang yang harus pemerintah lakukan.

Publik Mendesak Pemeriksaan Fisik Proyek

Melihat indikasi kegagalan struktur, publik meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan. Mereka berharap Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, Polres Lampung Selatan, dan Inspektorat Daerah Lampung Selatan meninjau proyek tersebut secara langsung. Selain itu, masyarakat ingin memastikan pekerjaan rabat beton ini tidak berubah menjadi ladang permainan kualitas.


Potensi Kerugian Negara Mulai Dipertanyakan

Warga mulai menyoroti beberapa hal yang menunjukkan adanya potensi kerugian negara. Mereka mempertanyakan apakah kontraktor ADI benar-benar bekerja sesuai spesifikasi. Selain itu, mereka menanyakan apakah terjadi pengurangan material atau manipulasi pekerjaan.

Dengan demikian, publik ingin mengetahui siapa yang bertanggung jawab apabila terbukti terjadi gagal struktur. Warga berharap pemerintah bertindak cepat agar kerusakan tidak semakin meluas. Selain itu, mereka ingin memastikan proyek yang seharusnya membawa manfaat tidak berubah menjadi masalah baru. (Tim).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi Pelajar SMP di Pesisir Barat, Satu Siswa Tewas

    Tragedi Pelajar SMP di Pesisir Barat, Satu Siswa Tewas

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kasus pelajar SMP di Lampung menimbulkan duka mendalam. Seorang siswa SMP 12 Krui, Kabupaten Pesisir Barat, meninggal dunia setelah terlibat perselisihan dengan teman sekelasnya pada Senin (29/9/2025) pagi. Kronologi Kejadian Pesisir Barat, Battikpost.site – Peristiwa memilukan itu berlangsung sekitar pukul 10.20 WIB di ruang kelas SMP 12 Krui. Korban bernama Julian Saputra (13) meninggal dunia […]

  • Pemprov Lampung Tingkatkan Profesionalisme ASN Secara Digital

    Pemprov Lampung Tingkatkan Profesionalisme ASN Secara Digital

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung | Battikpost.site – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan strategi pelatihan yang adaptif dan digital. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen meningkatkan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai ujung tombak pelayanan publik. Komitmen ini terlihat […]

  • Dugaan Penggerebekan Dua Legislator di Hotel Jadi Sorotan

    Dugaan Penggerebekan Dua Legislator di Hotel Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dugaan penggerebekan dua legislator di sebuah hotel kawasan Mall Bumi Kedaton, Bandar Lampung, mendapat perhatian publik pada Selasa, 18 Agustus 2026. Ketua PPWI Bandar Lampung meminta semua pihak mengedepankan proses resmi dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Dugaan Penggerebekan Dua Legislator Jadi Perhatian Bandar Lampung, Battikpost.site — Informasi mengenai dugaan penggerebekan dua legislator tersebut beredar di […]

  • Kopdar Perdana Gabungan seluruh Mitra Armada online Priode 2025 – 2027 : Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi

    Kopdar Perdana Gabungan seluruh Mitra Armada online Priode 2025 – 2027 : Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung, – Komunitas Gabungan Seluruh Armada Online Gabungan Seluruh Mitra Armada online (GASMAL) sukses menggelar kopdar perdana yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Acara yang dihadiri oleh puluhan anggota komunitas ini menjadi momentum penting dalam membangun kemandirian ekonomi melalui berbagai program strategis. Arisan Sembako: Menguatkan Solidaritas Salah satu program unggulan yang diluncurkan […]

  • Dua Oknum TNI Akui Tembak 3 Polisi di Lampung, Investigasi Berlanjut

    Dua Oknum TNI Akui Tembak 3 Polisi di Lampung, Investigasi Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung – Dua oknum TNI, Kopka B dan Peltu L, mengakui telah membawa senjata api rakitan dan melakukan penembakan terhadap tiga anggota Polri di Way Kanan, Lampung. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mako Denpom II/3 Lampung. Pengakuan ini disampaikan langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, dalam konferensi pers di […]

  • Warga Murka, Rumah Kepala Kampung di Lampung Tengah Dibakar Usai Kematian Aktivis Bansos

    Warga Murka, Rumah Kepala Kampung di Lampung Tengah Dibakar Usai Kematian Aktivis Bansos

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, LAMPUNG TENGAH – Kemarahan warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, meledak pada Sabtu pagi (17/5/2025). Rumah Kepala Kampung setempat berinisial SKR dibakar massa setelah kematian tragis seorang warga berinisial SY (Suryadi), yang sebelumnya dikenal vokal mengungkap dugaan korupsi bantuan sosial (bansos). SY meregang nyawa usai ditusuk senjata tajam oleh seorang pria berinisial AS […]

expand_less