
Kodim 0410/KBL mengusung inovasi komunikasi publik dengan memanfaatkan podcast untuk menyosialisasikan rekrutmen Calon Bintara dan Tamtama TNI AD 2025. Cara ini dinilai efektif menjangkau generasi muda melalui bahasa yang akrab dengan keseharian mereka.
Rekrutmen TNI AD 2025 Lewat Media Podcast
Bandar Lampung, Battikpost.site — Kodim 0410/KBL memilih jalur podcast karena generasi muda kini lebih dekat dengan platform digital. Selain itu, pola konsumsi informasi masyarakat telah berubah ke arah media audio daring. Oleh karena itu, upaya ini menjadi strategi komunikasi yang relevan.
Komandan Kodim 0410/KBL, Letkol Armed Roni Hermawan, tampil sebagai narasumber utama dalam podcast lokal pada Rabu (24/9). Ia menyampaikan bahwa rekrutmen harus berlangsung secara cepat dan transparan.
“Pendaftaran online telah dibuka sejak Kamis, 11 September 2025. Kuota terbatas, jadi segera daftar sebelum ditutup,” ujar Roni.
Persyaratan Pendaftaran Calon Bintara dan Tamtama
Roni kemudian memaparkan persyaratan dasar bagi calon peserta. Ia menyebutkan bahwa usia minimal pelamar 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun. Pendidikan terakhir yang diakui yakni SMA atau SMK.
Selain itu, tinggi badan minimal untuk Bintara yakni 163 cm, sementara untuk Tamtama 158 cm. Calon pendaftar wajib memiliki fisik sehat. Syarat lain yakni tidak boleh bertato dan tidak menggunakan kacamata. Dengan demikian, panitia berharap calon prajurit memenuhi standar kualitas secara jasmani maupun rohani.
Penegasan Rekrutmen Bebas Biaya
Pada kesempatan yang sama, Roni mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Tidak ada pungutan biaya. Jika ada yang meminta, itu penipuan. Segera laporkan!” tegasnya.
Dengan pernyataan tersebut, Kodim 0410/KBL menegaskan komitmen menjaga integritas proses rekrutmen. Selain itu, langkah ini juga bertujuan melindungi masyarakat dari praktik penipuan yang merugikan.
Antusiasme Masyarakat Terhadap Informasi Rekrutmen
Podcast yang disiarkan secara langsung menunjukkan tingginya minat masyarakat. Hal itu terbukti dari banyaknya pertanyaan pendengar yang masuk selama siaran. Pertanyaan mencakup teknis pendaftaran, syarat fisik, serta jadwal seleksi.
Dengan demikian, media podcast tidak hanya berfungsi sebagai sarana sosialisasi, tetapi juga forum interaktif. Melalui interaksi tersebut, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai proses rekrutmen.
Inovasi Komunikasi Publik TNI
Upaya Kodim 0410/KBL menggunakan podcast mencerminkan strategi komunikasi publik yang adaptif. Di sisi lain, langkah ini menegaskan bahwa TNI mengikuti perkembangan teknologi informasi.
Selain itu, penggunaan podcast juga mampu menembus batas geografis. Informasi tidak hanya menjangkau masyarakat di pusat kota, tetapi juga menyebar hingga ke wilayah pinggiran.
Baca Juga Berita Populer
Oleh karena itu, strategi ini diharapkan mampu meminimalisasi kesalahpahaman dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Selanjutnya, TNI juga bisa memanfaatkan podcast untuk agenda komunikasi lain, misalnya sosialisasi program pembinaan teritorial.
Harapan Kodim 0410/KBL
Dengan adanya inovasi ini, Kodim 0410/KBL berharap informasi rekrutmen semakin luas tersebar. Pada akhirnya, peluang masyarakat untuk mengikuti seleksi semakin terbuka.
Selain itu, strategi ini diharapkan mampu memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat sipil. Dengan demikian, proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip keterbukaan, keadilan, dan integritas.
Podcast menjadi medium komunikasi yang strategis dalam menyampaikan informasi rekrutmen TNI AD 2025. Kodim 0410/KBL membuktikan bahwa pendekatan modern mampu meningkatkan efektivitas sosialisasi. Pada akhirnya, langkah ini memperlihatkan wajah TNI yang lebih dekat dengan generasi muda dan lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. (Redaksi).
