Breaking News
light_mode

Keadilan Terluka Saat Amanah Pemimpin Dikhianati

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • print Cetak

Oleh : Timbul Priyadi

Pendahuluan: Amanah Pemimpin dan Keadilan yang Terkoyak

Keadilan terancam ketika amanah pemimpin dikhianati. Fenomena ini tampak jelas dalam kehidupan bangsa saat kekuasaan dijalankan tanpa nurani. Kekuasaan yang seharusnya menjadi amanah justru berubah menjadi alat arogansi. Kebijakan publik dibuat tanpa keberpihakan kepada rakyat, aparat kehilangan fungsi pengayoman, dan wakil rakyat menjauh dari masyarakat yang diwakilinya. Akibatnya, hukum kehilangan wibawa dan rakyat kehilangan kepercayaan.

Keadilan, yang mestinya menjadi dasar tegaknya negara, kini terkoyak. Suara rakyat ditekan, aspirasi diabaikan, dan kritik dibungkam. Ironisnya, pihak yang seharusnya menjaga amanah justru memperjualbelikan kepercayaan itu untuk kepentingan diri dan kelompok.

Kekuasaan yang Berubah Jadi Pengkhianatan

Syariat Islam memberikan pedoman yang jelas tentang makna kepemimpinan. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 58:

 “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia, hendaklah kamu menetapkannya dengan adil…”

Namun, kenyataan yang terjadi saat ini justru sebaliknya. Amanah diselewengkan, hukum diperdagangkan, dan kebijakan publik lebih sering menguntungkan kelompok oligarki daripada rakyat kecil. Aparat yang mestinya melindungi rakyat berubah menjadi wajah represi negara. Kekuasaan beralih menjadi ancaman, bukan lagi pelindung.

Dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW telah mengingatkan:

 “Seorang pemimpin adalah pengurus rakyat, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”

Jika pemimpin lebih sibuk menjaga kepentingan elit daripada mendengar jeritan rakyat, hal itu dapat dipandang sebagai pengkhianatan terhadap sabda Nabi dan perintah Allah.

Diam di Hadapan Kezaliman: Dosa Kolektif

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam Ad-Da’ wa Ad-Dawā’ mengisahkan sabda Nabi SAW tentang suatu kaum yang dibinasakan Allah meski ada orang-orang saleh di dalamnya. Ketika malaikat bertanya mengapa orang saleh ikut binasa, Allah menjawab:

 “Karena mereka tidak marah ketika Aku dimaksiati dan tidak berusaha mencegah kemungkaran.”

Kisah ini menjadi peringatan keras. Banyak kezaliman terjadi di depan mata, tetapi justru dimaklumi. Aparat menyalahgunakan kewenangan, wakil rakyat menjual suara, dan pejabat menutup mata terhadap penderitaan publik. Namun, masyarakat sering memilih diam atau sekadar mengeluh tanpa upaya. Diam terhadap kezaliman berarti memberi persetujuan, dan persetujuan itu dapat mendatangkan azab, bukan hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi yang membiarkannya.

Teladan Kepemimpinan yang Dilupakan

Sejarah Islam menghadirkan teladan kepemimpinan melalui dua Umar yang sangat masyhur.

  • Umar bin Khattab

Khalifah kedua ini dikenal tidak segan turun langsung memanggul gandum untuk memastikan rakyatnya tidak kelaparan. Bagi Umar bin Khattab, tanggung jawab pemimpin bukan sekadar retorika, melainkan aksi nyata.

  • Umar bin Abdul Aziz

Pemimpin yang dijuluki khalifah yang adil ini berani membersihkan harta negara dari hasil korupsi dan menghapus pajak yang zalim. Di bawah kepemimpinannya, rakyat hidup makmur sampai sulit menemukan orang miskin yang layak menerima zakat.

Perbandingan dengan kondisi hari ini sangat kontras. Rakyat terus dipajaki tanpa ampun, sementara kebocoran anggaran dan praktik korupsi masih terjadi. Para pejabat berbicara tentang kesejahteraan, tetapi kehidupan mereka tetap mewah di atas penderitaan rakyat.

Jalan Perbaikan: Tegakkan Amanah, Lawan Kezaliman

Perubahan tidak akan datang jika semua pihak tetap memilih diam. Ada beberapa langkah yang perlu ditegakkan:

1. Pemerintah harus menempatkan rakyat sebagai pusat kebijakan, bukan kepentingan kelompok elit. Amanah adalah titipan Allah yang akan dipertanggungjawabkan.

2. DPR dan wakil rakyat harus menyadari bahwa kursi mereka adalah hasil suara rakyat. Arogansi dan sikap anti-kritik hanya memperlebar jarak antara penguasa dan masyarakat.

3. Aparat negara harus berhenti menjadi alat represi. Kekerasan terhadap rakyat hanya mempercepat keruntuhan wibawa hukum.

4. Rakyat tidak boleh lagi memilih diam. Kritik adalah hak konstitusional sekaligus kewajiban moral. Namun, perlawanan harus dilakukan secara bermartabat, bukan dengan kezaliman baru.

Penutup: Keadilan atau Kehancuran

Negara tanpa keadilan hanyalah panggung sandiwara. Hukum diperjualbelikan, sementara rakyat hanya menjadi penonton penderitaan. Sejarah mencatat, kezaliman adalah awal kehancuran sebuah bangsa.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Maidah ayat 32:

Barang siapa membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh seluruh manusia.”

Satu nyawa rakyat yang hilang akibat arogansi kekuasaan sudah cukup mengguncang legitimasi pemerintahan. Apalagi jika korban terus bertambah, sementara penguasa menutup telinga.

Hari ini bangsa diuji: apakah membiarkan keadilan hancur atau menagih kembali amanah yang telah dikhianati. Pilihannya tegas—tegakkan keadilan atau bersiap menghadapi kehancuran.

Referensi

  • Al-Qur’an: Surah An-Nisa ayat 58, Surah Al-Maidah ayat 32, Surah Hud ayat 11
  • Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Ad-Da’ wa Ad-Dawā’
  • Ibnu Hisyam, Sirah Nabawiyah
  • Ibnu Katsir, Al-Bidayah wan Nihayah
  • Imam As-Suyuti, Tarikh Al-Khulafa
  • Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi, Biografi Umar bin Abdul Aziz
  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rantis Brimob Tabrak Ojol Saat Demo DPR, Massa Panik Dan Histeris

    Rantis Brimob Tabrak Ojol Saat Demo DPR, Massa Panik Dan Histeris

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kronologi Insiden Rantis Brimob Tabrak Ojol JAKARTA, Battikpost.site – Rantis Brimob tabrak ojol saat kericuhan demo di depan Gedung DPR RI, Kamis (28/8/2025) malam. Peristiwa ini membuat suasana kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, berubah mencekam. Insiden tersebut terjadi ketika bentrokan antara aparat dan massa demonstran memanas hingga ke jalan raya. Sebuah kendaraan taktis (rantis) milik Korps […]

  • Arab Marah Besar, Trump Pastikan Netanyahu Tak Akan Serang Qatar Lagi

    Arab Marah Besar, Trump Pastikan Netanyahu Tak Akan Serang Qatar Lagi

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

      Jakarta, BattikPost  Site – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tidak akan melancarkan serangan ke Qatar lagi. Pernyataan ini muncul setelah serangan Israel terhadap Hamas di Doha pekan lalu memicu kemarahan negara-negara Arab dan sekutu Teluk Washington. Trump Tegaskan Netanyahu Hentikan Serangan ke Qatar Trump menyampaikan […]

  • Penghentian Kasus Penggelapan Dinilai Janggal

    Penghentian Kasus Penggelapan Dinilai Janggal

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dugaan penghentian kasus penggelapan kembali menimbulkan sorotan karena penyidik Polda Lampung menghentikan laporan dugaan kerugian Rp 3,3 miliar. Selain itu, pelapor menilai keputusan itu janggal. Oleh karena itu, publik dikhawatirkan kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum. Laporan Mandek Lebih dari Satu Tahun Lampung, Battikpost.site — Dugaan penghentian kasus penggelapan kembali memicu kritik tajam. Selain itu, kasus […]

  • Tim SAR Temukan Serpihan Kapal Wisata di Labuan Bajo

    Tim SAR Temukan Serpihan Kapal Wisata di Labuan Bajo

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Pencarian Korban Kapal Wisata Labuan Bajo Berlanjut Labuan Bajo, Battikpost.site– Tim SAR temukan serpihan kapal wisata di Labuan Bajo ketika tim melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap empat korban kecelakaan kapal di perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (28/12/2025). Pada operasi tersebut, personel menemukan serpihan badan kapal pada jarak sekitar […]

  • SMA Negeri 15 Bandar Lampung Bantah Isu Penahanan Ijazah Siswa

    SMA Negeri 15 Bandar Lampung Bantah Isu Penahanan Ijazah Siswa

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung | Battikpost.site, – Pihak SMA Negeri 15 Bandar Lampung membantah keras tudingan adanya penahanan ijazah siswa sebagaimana diberitakan oleh salah satu media online. Kepala SMA Negeri 15 Bandar Lampung, Maria Habiba, S.Pd., M.Pd., memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Ia menegaskan bahwa seluruh ijazah lulusan sejak tahun 2008 hingga 2024 telah […]

  • Tim Paskibra MTsN 1 Bandar Lampung Tampil Gemilang di Final Kejurnas 2025

    Tim Paskibra MTsN 1 Bandar Lampung Tampil Gemilang di Final Kejurnas 2025

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Tim Paskibra MTsN 1 Bandar Lampung menampilkan performa terbaik pada Final Kejurnas Paskibra 2025 di Jakarta. Selain itu, penampilan tersebut mendapat apresiasi orang tua, pelatih, serta publik. Sementara itu, ajang nasional ini menjadi momentum pembuktian kedisiplinan, karakter, dan prestasi siswa Lampung. Penampilan Tim Paskibra MTsN 1 Bandar Lampung di Final Nasional Jakrta, Battikpost.site — Tim […]

expand_less