
Battikpost.site, Lampung — Polda Lampung menyusun strategi keamanan melalui evaluasi risiko atau risk assessment menjelang debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dalam PSU Pilkada Pesawaran 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal menjaga situasi kondusif selama tahapan pemilu berlangsung.
Menjelang pelaksanaan debat publik Pilkada Pesawaran 2025, Polda Lampung melaksanakan evaluasi risiko secara menyeluruh. Langkah ini bertujuan memastikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan seluruh tahapan debat yang menjadi bagian dari Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan risk assessment ini mengacu pada Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PHPU.PUP-SXIII/2025 dan surat KPU Kabupaten Pesawaran Nomor 370/RT.09-SD/1809/2025 tertanggal 30 April 2025. Debat publik dijadwalkan berlangsung di Hotel Emersia, Kota Bandar Lampung.
Kombes Pol Bryan Benteng, Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Lampung, menjelaskan bahwa evaluasi ini melibatkan KPU, Bawaslu, dan Polres Pesawaran guna menyusun sistem pengamanan terpadu.
“Tim kami meninjau langsung lokasi debat untuk memastikan semua aspek pendukung terpenuhi. Keamanan debat publik Pilkada Pesawaran harus maksimal,” ujarnya, Selasa (14/5/2025).
Bryan menyoroti enam aspek utama dalam evaluasi:
1. Infrastruktur
Meliputi keamanan jalur keluar-masuk, akses parkir, jalur evakuasi, dan fasilitas ruang debat.
2. Kesehatan
Fokus pada kesiapan layanan medis, termasuk ambulans dan tenaga medis darurat.
3. Risiko Keamanan
Baca Juga Terbaru
Evaluasi berdasarkan pengalaman pengamanan debat sebelumnya dan potensi konflik yang dapat muncul.
4. Sistem Keamanan
Polda menyiapkan personel gabungan dan peralatan pengamanan pendukung.
Baca Juga Berita Populer
5. Keselamatan Teknis
Panitia wajib menjalankan SOP ketat, termasuk evakuasi dan manajemen kerumunan.
6. Media dan Informasi
Pihak penyelenggara harus menyediakan saluran komunikasi yang efektif bagi peserta dan publik.
Polda Lampung juga mengimbau semua instansi mendukung pelaksanaan debat publik secara tertib, aman, dan transparan. Dengan evaluasi risiko yang tepat, Polda berharap PSU Pilkada Pesawaran berlangsung damai dan demokratis. (Red).
