Breaking News
light_mode

IFAB Setujui Aturan Baru: Kiper yang Memegang Bola Lebih dari 8 Detik Akan Dihukum Tendangan Penjuru

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
  • print Cetak

Battikpost.site, Nasional, Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) kembali membuat gebrakan dengan memperkenalkan aturan baru yang akan diterapkan mulai musim depan. Salah satu perubahan penting ini berfokus pada peran kiper di lapangan, di mana mereka kini harus lebih waspada dalam mengelola waktu saat menguasai bola.

Menurut aturan terbaru, kiper yang memegang bola lebih dari 8 detik akan dihukum dengan memberikan tendangan penjuru kepada tim lawan. Keputusan ini diambil IFAB dalam upaya untuk meningkatkan tempo permainan dan mengurangi pemborosan waktu yang sering kali terjadi saat kiper berusaha memperlambat permainan.

Alasan di Balik Aturan Baru

IFAB menjelaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk mendorong permainan sepak bola yang lebih dinamis dan mengurangi potensi taktik memperlambat waktu. Dalam situasi tertentu, kiper sering kali dianggap memanfaatkan waktu berlebihan untuk menguasai bola, baik untuk mengatur timnya atau untuk mengurangi tekanan dari tim lawan.

Sepak bola harus tetap menarik dan menghibur bagi penonton. Dengan aturan ini, kami berharap permainan berjalan lebih cepat dan memberikan keuntungan bagi tim yang berupaya bermain agresif,” ujar salah satu perwakilan IFAB dalam konferensi pers.

Dampak Bagi Para Kiper

Aturan baru ini tentu akan memengaruhi strategi para kiper di lapangan. Mereka kini dituntut untuk lebih cepat mengambil keputusan saat menguasai bola, baik dengan melepaskan umpan, menangkap, atau menendang bola ke luar area penalti.

Bagi tim, aturan ini juga menjadi tantangan baru dalam menyusun strategi, terutama dalam menghadapi situasi tekanan tinggi. Kesalahan kecil dari kiper yang terlambat membuang bola kini bisa menjadi keuntungan besar bagi lawan, berupa tendangan penjuru yang kerap berbahaya.

Respon Dunia Sepak Bola

Aturan baru ini menuai beragam tanggapan dari komunitas sepak bola. Beberapa pelatih dan pemain menyambut baik keputusan ini, karena dianggap mampu menjaga tempo permainan tetap cepat. Namun, tidak sedikit pula yang mengkritiknya sebagai bentuk tekanan tambahan bagi kiper yang sudah memiliki tugas berat di lapangan.

Kiper sudah berada di bawah tekanan besar, dan sekarang mereka harus menghitung waktu setiap kali memegang bola. Ini membuat pekerjaan kami semakin sulit,” ungkap salah satu kiper ternama yang tidak disebutkan namanya.

Kapan Aturan Mulai Berlaku?

IFAB mengonfirmasi bahwa aturan ini akan mulai diberlakukan secara resmi pada musim depan di semua kompetisi yang berada di bawah naungan FIFA. Sebelum itu, federasi sepak bola di seluruh dunia akan diberikan waktu untuk melakukan sosialisasi dan simulasi agar para pemain, pelatih, dan ofisial pertandingan memahami penerapannya dengan baik.

Dengan aturan baru ini, sepak bola diharapkan menjadi lebih seru dan kompetitif. Akankah para kiper mampu beradaptasi dengan perubahan ini? Menarik untuk ditunggu bagaimana implementasinya di lapangan hijau musim depan.(Een).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Perpustakaan Tubaba Siapkan Lomba Menggambar Tokoh Lokal

    Dinas Perpustakaan Tubaba Siapkan Lomba Menggambar Tokoh Lokal

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyiapkan Lomba Menggambar Tokoh Tubaba melalui kolaborasi dengan seniman nasional dan komunitas lokal. Kegiatan ini membuka ruang literasi seni, memperkuat identitas daerah, serta melibatkan peserta lintas usia dari TK hingga masyarakat umum. Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Literasi Seni Tubaba, Battikpost.site — Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah […]

  • Gubernur Lampung Tanam 3.000 Mangrove dan Tinjau Teknologi Appostrap di Pesawaran

    Gubernur Lampung Tanam 3.000 Mangrove dan Tinjau Teknologi Appostrap di Pesawaran

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, PESAWARAN — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan penanaman mangrove dan meninjau penerapan teknologi Appostrap di Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (8/5/2025). Teknologi Appostrap merupakan inovasi alat pemecah ombak dan penangkap sedimen untuk menahan abrasi di kawasan pesisir. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama antara pelaku usaha budidaya dengan […]

  • Gubernur Lampung Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Perubahan APBD 2025

    Gubernur Lampung Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Perubahan APBD 2025

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Lampung terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di ruang rapat paripurna DPRD, Rabu (13/8/2025). Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD yang […]

  • Polisi Tangkap Tiga Tahanan Kabur Polres Way Kanan

    Polisi Tangkap Tiga Tahanan Kabur Polres Way Kanan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Polisi menangkap tiga tahanan kabur Polres Way Kanan setelah pengejaran intensif di Lampung. Aparat menangkap dua buronan dalam dua hari terakhir. Tim gabungan dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan masih memburu lima tahanan lainnya. Kronologi Penangkapan Tahanan Kabur Lampung, Battikpost.site — Aparat kepolisian mempercepat pencarian para tahanan yang melarikan diri dari sel tahanan. Petugas […]

  • Warga Desak Usut Dugaan Korupsi Kades Purwodadi Simpang

    Warga Desak Usut Dugaan Korupsi Kades Purwodadi Simpang

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung Selatan — Kekecewaan warga terhadap Kepala Desa Purwodadi Simpang, Lamidi S.E., terus meluas setelah dugaan korupsi mencuat ke publik. Netizen menyerukan pengusutan tuntas dan meminta aparat bertindak cepat agar kepercayaan terhadap pemerintah desa dapat kembali pulih. Gelombang kritik bermunculan di media sosial. Warga mempertanyakan transparansi pemerintah desa serta efektivitas pengawasan dari Pemkab Lampung […]

  • Pemkot Bandar Lampung Bagikan 1.000 Paket Beras untuk Driver Ojol

    Pemkot Bandar Lampung Bagikan 1.000 Paket Beras untuk Driver Ojol

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bantuan ojol Bandar Lampung kembali disalurkan pemerintah daerah. Pemerintah Kota Bandar Lampung membagikan 1.000 paket beras dan hadiah umroh kepada pengemudi ojek online di Gedung Semergou, Rabu (11/3/2026). Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan untuk Driver Ojol Bandar Lampung, Battikpost.site — Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan kepada pengemudi ojek online di wilayah kota. Pemerintah daerah […]

expand_less