News
Shadow

Tag: Aksi Mahasiswa

Aksi Damai Lampung Melawan, Jaga Demokrasi Tanpa Kekerasan

Aksi Damai Lampung Melawan, Jaga Demokrasi Tanpa Kekerasan

Sastra & Budaya
Oleh : Timbul Priyadi Lampung --- Aksi damai Lampung Melawan menjadi momentum bersejarah pada 1 September 2025. Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, turun ke jalan menyampaikan aspirasi. Kata kunci utama aksi damai Lampung Melawan tercermin jelas dalam peristiwa ini yang menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi dapat dilakukan tanpa kekerasan dan caci maki. Sebagaimana disampaikan oleh Timbul Priyadi, putra daerah Lampung yang baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Tinggi Semarang periode 2014–2024, aksi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Ia menegaskan bahwa Lampung mampu menjadi contoh kedewasaan demokrasi di tengah situasi aksi di sejumlah kota besar yang sempat diwarnai kerusuhan, penjarahan, hingga jatuh...
Gubernur Lampung Mirza Temui Massa Aksi di DPRD: Kita Kondusif

Gubernur Lampung Mirza Temui Massa Aksi di DPRD: Kita Kondusif

Business
Gubernur Lampung Turun Langsung ke Lokasi Aksi Bandar Lampung, Battikpost.site – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung menemui massa aksi mahasiswa di depan gedung DPRD Lampung pada Senin (1/9/2025) sekitar pukul 12.50 WIB. Kehadiran gubernur di tengah massa menjadi simbol ajakan menjaga situasi tetap kondusif di tengah demonstrasi besar yang berlangsung. Gubernur Mirza meminta aparat kepolisian membuka kawat berduri yang dipasang di depan gerbang DPRD Lampung. Ia menegaskan komitmennya untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa dengan suasana damai. “Saya minta kapolres dan tim membuka kawat berduri, kita kondusif, saya bersama mahasiswa,” kata Mirza saat menyampaikan arahannya kepada aparat dan peserta aksi. Dialog Gubernur dan Mahasiswa Para mahasiswa menyambut lan...
Masalah LGBT di Lampung, Presma Poltekkes Angkat Bicara

Masalah LGBT di Lampung, Presma Poltekkes Angkat Bicara

Daerah
LGBT Jadi Sorotan di Lampung Bandar Lampung, Battikpost.site — Masyarakat Provinsi Lampung kembali memperbincangkan isu LGBT. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peristiwa yang terkait dengan perilaku menyimpang ini memicu reaksi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ryanda Agma Putra, Presiden Mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tanjung Karang. Seruan Tegas dari Presiden Mahasiswa Ryanda Agma Putra langsung menyampaikan sikap tegas saat melihat isu LGBT kembali viral di Lampung. "LGBT ini adalah musuh kita bersama karena bisa merusak moral generasi sekarang dan masa depan kita," ujar Ryanda. Ryanda juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam menangani fenomena tersebut. Ia mendorong pemerintah untuk bertindak cepat dan responsif agar persoalan ini ...
AMP3L Soroti Sikap Kapolresta: Fokuslah pada Tindak Pidana, Bukan Drama

AMP3L Soroti Sikap Kapolresta: Fokuslah pada Tindak Pidana, Bukan Drama

Breaking News, Nasional, Pendidikan
Battikpost, Bandar Lampung --- Aliansi Mahasiswa Peduli Penegakan Hukum dan Hak Rakyat (AMP3L) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolresta Bandar Lampung pada Senin, 14 April 2025. Mereka mendesak kepolisian agar segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan akta notaris yang telah dilaporkan sejak November 2024. Aksi demonstrasi kembali digelar oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Penegakan Hukum dan Hak Rakyat (AMP3L) di depan Polresta Bandar Lampung, Senin (14/4/2025). Dalam aksinya, massa mahasiswa menuntut kejelasan penanganan kasus dugaan pemalsuan akta notaris yang dilaporkan sejak November 2024. Massa menilai proses hukum berjalan lamban dan tidak transparan. Padahal, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah terbit sejak 24 November 2024. Namun hi...
Diduga Kerahkan Masa, Rusli Bintang Desak Rektor Malahayati

Diduga Kerahkan Masa, Rusli Bintang Desak Rektor Malahayati

Breaking News, Nasional, Pendidikan
Battikpost, Bandar Lampung --- Ketegangan memuncak di Universitas Malahayati, Bandar Lampung, saat sekelompok pria berseragam mirip satpam memaksa mahasiswa menghentikan aksi damai dan berupaya mengambil paksa Rektor kampus dari area dalam. Suasana mencekam terjadi di lingkungan Universitas Malahayati pada Senin, 7 April 2025, ketika sekelompok pria berbadan tegap dan mengenakan seragam mirip satuan pengamanan masuk ke area kampus. Mereka mendesak mahasiswa yang sedang menggelar aksi damai agar segera membubarkan diri. Kelompok pria tersebut diduga merupakan masa yang dikerahkan oleh Rusli Bintang, sosok kontroversial yang belakangan santer dikaitkan dengan konflik internal kampus. Tujuan kedatangan mereka disebut-sebut untuk mengambil paksa Rektor Universitas Malahayati dari dalam a...