Musrenbang RKPD 2027 Pesawaran Fokus Infrastruktur dan Ekonomi
- account_circle Admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Musrenbang RKPD 2027 Pesawaran berlangsung di Gedung Serba Guna Pemkab Pesawaran pada Jumat, 13 Maret 2026. Forum tersebut membahas arah pembangunan daerah dengan fokus percepatan infrastruktur, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Musrenbang RKPD 2027 Pesawaran Bahas Arah Pembangunan Daerah
Pesawaran, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026. Forum tersebut menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2027.
Pemkab Pesawaran melaksanakan kegiatan itu di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Agenda tersebut berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026.
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. menghadiri forum perencanaan pembangunan tersebut. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. juga hadir dalam kegiatan itu.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan turut mengikuti agenda Musrenbang tersebut. Anggota DPRD Provinsi Lampung serta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran juga hadir.
Panitia mengundang Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran dalam kegiatan tersebut. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah turut mengikuti forum perencanaan pembangunan itu.
Pimpinan instansi vertikal, pejabat struktural Pemkab Pesawaran, camat, dan kepala desa juga menghadiri kegiatan tersebut. Perwakilan gabungan kelompok tani ikut hadir dalam forum itu.
Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh adat juga berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur masyarakat memperkuat proses perencanaan pembangunan daerah.
Tema Pembangunan Kabupaten Pesawaran Tahun 2027
Pemerintah Kabupaten Pesawaran menetapkan tema pembangunan daerah untuk tahun 2027. Tema tersebut menekankan percepatan pertumbuhan berkualitas melalui pembangunan infrastruktur.
Tema pembangunan tersebut berbunyi:
“Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan dan Pemerataan Infrastruktur dan Sarana Prasarana Pelayanan Publik untuk Pembangunan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan.”
Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan yang merata. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat merasakan manfaat pembangunan.
Pemkab Pesawaran juga menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai perhatian penting dalam pembangunan daerah. Pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik menjadi instrumen penting dalam mencapai tujuan tersebut.
Musrenbang Jadi Ruang Sinkronisasi Perencanaan
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira menjelaskan pentingnya proses penyusunan RKPD Tahun 2027. Ia menyebut tahap tersebut sebagai bagian penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, dokumen RKPD menjadi pijakan pembangunan tahunan pemerintah daerah. Dokumen tersebut juga menjadi turunan dari rencana pembangunan jangka menengah daerah.
RKPD Tahun 2027 merupakan penjabaran tahun kedua dari RPJMD Kabupaten Pesawaran 2025–2029. Dokumen tersebut memuat arah kebijakan pembangunan daerah dalam periode tersebut.
Bupati Nanda menjelaskan bahwa pemerintah daerah menyusun RKPD dengan berbagai acuan pembangunan. Pemerintah menyesuaikan perencanaan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengacu pada RPJPD Kabupaten Pesawaran Tahun 2025–2045. Pemerintah juga mengacu pada RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2025–2029.
Perencanaan pembangunan daerah juga menyesuaikan arah kebijakan RPJMN 2025–2029. Pemerintah daerah juga menyelaraskan kebijakan tersebut dengan RPJMD Provinsi Lampung 2025–2029.
Seluruh kebijakan pembangunan tersebut mendukung visi besar Indonesia Emas 2045. Pemerintah daerah berupaya memastikan pembangunan daerah sejalan dengan arah pembangunan nasional.

Bupati Nanda menegaskan pentingnya partisipasi berbagai pihak dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Musrenbang ini menjadi ruang bersama untuk menyelaraskan pendekatan teknokratis, partisipatif, politis, top-down, dan bottom-up, sehingga perencanaan pembangunan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, aspirasi pemangku kepentingan, serta kemampuan fiskal daerah,” ujar Bupati Nanda.
Capaian Ekonomi Kabupaten Pesawaran
Bupati Nanda juga memaparkan kondisi makro pembangunan Kabupaten Pesawaran pada tahun 2025. Pemerintah daerah mencatat pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,38 persen.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 1,49 poin dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencerminkan perbaikan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Nilai perputaran ekonomi di Kabupaten Pesawaran mencapai sekitar Rp23,45 triliun. Angka tersebut memberikan kontribusi sebesar 4,44 persen terhadap perekonomian Provinsi Lampung.
Struktur ekonomi daerah masih didominasi sektor pertanian. Sektor tersebut menyumbang sekitar 36,86 persen terhadap perekonomian daerah.
Sektor perdagangan menempati posisi kedua dengan kontribusi sebesar 17,30 persen. Industri pengolahan memberikan kontribusi sebesar 14,15 persen.
Sektor konstruksi menyumbang sekitar 10,26 persen terhadap perekonomian daerah. Sementara itu, berbagai sektor lainnya menyumbang sekitar 21,43 persen.
Data tersebut menunjukkan peran besar sektor pertanian dalam perekonomian Kabupaten Pesawaran. Pemerintah daerah tetap mendorong diversifikasi ekonomi melalui sektor lain.
Program Strategis dan Pembangunan Sosial
Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga melaksanakan berbagai program strategis nasional. Salah satu program tersebut ialah program MBG yang telah menjangkau seluruh kecamatan di wilayah tersebut.
Bupati Nanda menjelaskan perkembangan pelaksanaan program tersebut di Kabupaten Pesawaran. Pemerintah daerah mencatat sebanyak 52 SPPG yang beroperasi saat ini.
Unit tersebut melayani sekitar 130.416 penerima manfaat di berbagai wilayah. Program tersebut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga mendorong penguatan ekonomi desa. Salah satu langkahnya melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.
Program tersebut berkembang di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Pesawaran. Saat ini terdapat 47 gerai koperasi yang tersebar di berbagai wilayah.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat. Pemerintah mengusulkan lokasi pembangunan sekolah tersebut di Jalan Lintas Barat.
Lokasi tersebut berada di Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan. Pemerintah merencanakan pembangunan sekolah di atas lahan sekitar tujuh hektare.
Sekolah tersebut memiliki kapasitas sekitar 1.200 siswa. Pemerintah akan membagi siswa tersebut ke dalam 30 rombongan belajar.
Sekolah Rakyat tersebut akan melayani jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Pemerintah berharap program tersebut dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Bupati Nanda menegaskan bahwa seluruh arah pembangunan daerah tetap berlandaskan visi pembangunan Kabupaten Pesawaran.
Visi tersebut berbunyi “Mewujudkan Pesawaran CAKEP Lebih Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.
Pemerintah daerah menjabarkan visi tersebut dalam lima misi pembangunan daerah. Lima misi tersebut meliputi Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif.
Melalui arah pembangunan tersebut, pemerintah daerah ingin mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan. Pemerintah juga ingin memastikan seluruh masyarakat memperoleh manfaat dari pembangunan daerah.
- Penulis: Admin


