Gubernur Lampung Ajak Kolaborasi Jaga Kondusivitas Ramadan
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gubernur Lampung mengajak seluruh elemen daerah memperkuat kolaborasi demi menjaga kondusivitas Ramadan Lampung. Ajakan itu muncul dalam silaturahmi bersama Forkopimda, akademisi, tokoh agama, ormas, dan serikat buruh di Markas Polda Lampung, Lampung Selatan, Selasa.
Silaturahmi Perkuat Sinergi Selama Ramadan
Lampung, Battikpost.site — Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Markas Kepolisian Daerah Lampung. Acara berlangsung di wilayah Lampung Selatan pada Selasa, 24 Februari 2026. Panitia mengundang Forkopimda, rektor, tokoh agama, ormas, dan serikat buruh.
Kegiatan tersebut menekankan penguatan koordinasi lintas sektor selama bulan Ramadan. Selain itu, forum ini membuka ruang dialog antar pemangku kepentingan daerah. Karena itu, peserta berdiskusi mengenai stabilitas sosial dan ekonomi.
Pemerintah daerah mendorong komunikasi terbuka antar institusi. Dengan demikian, setiap pihak dapat menyampaikan pandangan secara langsung. Selanjutnya, pertemuan ini mempererat hubungan antar unsur daerah.
Forum silaturahmi juga mempertemukan aparat keamanan dengan kalangan akademisi. Kemudian, tokoh masyarakat turut menyampaikan dukungan terhadap situasi aman. Oleh sebab itu, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama menjaga ketertiban.
Selain itu, momentum Ramadan dinilai tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan. Banyak peserta menilai dialog langsung membantu menyamakan persepsi. Karena itu, pertemuan berjalan dalam suasana akrab dan produktif.
Gubernur Tekankan Nilai Sosial Ramadan
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menyampaikan pandangan mengenai makna Ramadan bagi masyarakat. Ia menilai bulan suci membawa pesan penguatan tanggung jawab sosial. Selain itu, Ramadan juga mendorong pengendalian diri.
“Ramadan mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini penting dalam menghadapi tantangan ekonomi, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta mengelola dinamika ketenagakerjaan dengan baik,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menyoroti tantangan ekonomi yang sering muncul selama Ramadan. Pemerintah daerah terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi sangat penting.
Selain ekonomi, pemerintah juga memperhatikan dinamika ketenagakerjaan. Dialog antara pekerja dan pengusaha dinilai penting. Dengan demikian, potensi persoalan dapat diselesaikan secara damai.
Gubernur juga menjelaskan posisi strategis Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatra. Wilayah ini memiliki mobilitas orang dan barang yang tinggi. Oleh karena itu, stabilitas keamanan sangat diperlukan.
Ia menilai stabilitas keamanan mendukung aktivitas ekonomi daerah. Distribusi logistik dapat berjalan lancar. Selain itu, iklim investasi juga tetap terjaga.
Pentingnya Komunikasi Antar Elemen Daerah
Gubernur Lampung mendorong komunikasi intensif antara pemerintah, aparat keamanan, pengusaha, dan serikat buruh. Ia menilai dialog terbuka mampu mencegah konflik. Selain itu, koordinasi mempercepat penyelesaian persoalan.
Ia juga mengajak tokoh agama berperan aktif menjaga harmoni sosial. Tokoh masyarakat dinilai memiliki pengaruh besar di tengah komunitas. Karena itu, peran mereka sangat penting selama Ramadan.
Pemimpin organisasi kemasyarakatan turut mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut. Mereka diharapkan memperkuat suasana damai dan toleran. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.
“Lampung adalah rumah kita bersama. Stabilitas dan kebersamaan harus kita jaga agar pembangunan bisa terus berjalan,” tegasnya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya persatuan dalam pembangunan daerah. Pemerintah daerah mengajak semua pihak berkontribusi. Selain itu, masyarakat juga diharapkan menjaga lingkungan sosial tetap harmonis.
Upaya menjaga kondusivitas Ramadan Lampung membutuhkan dukungan bersama. Karena itu, semua elemen diminta memperkuat kerja sama. Selanjutnya, sinergi tersebut diharapkan berdampak positif bagi masyarakat.
Komitmen Kepolisian Menjaga Keamanan
Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menyampaikan komitmen institusinya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan kesiapan jajaran kepolisian selama Ramadan. Selain itu, pengamanan juga berlangsung menjelang Idulfitri.
Kepolisian menjalankan Operasi Ketupat Krakatau 2026 untuk mendukung pengamanan tersebut. Operasi ini melibatkan berbagai unsur keamanan. Karena itu, koordinasi terus diperkuat.
Menurut Kapolda, keamanan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi. Stabilitas keamanan juga mendukung kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, kepolisian terus meningkatkan pengawasan dan pelayanan.
Ia mengajak seluruh elemen daerah menjaga komunikasi aktif. Tokoh agama, akademisi, ormas, dan serikat buruh memiliki peran penting. Dengan demikian, potensi gangguan dapat diantisipasi lebih awal.
Kepolisian juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban. Selain itu, warga diharapkan melaporkan situasi mencurigakan. Langkah tersebut membantu aparat menjaga keamanan wilayah.
Harapan Terhadap Stabilitas Daerah
Pertemuan ini membawa harapan terhadap penguatan sinergi antar elemen daerah. Pemerintah daerah menilai kolaborasi menjadi kunci stabilitas. Karena itu, forum seperti ini akan terus didorong.
Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kegiatan ini membangun kepercayaan publik. Masyarakat melihat komitmen bersama menjaga ketertiban. Dengan demikian, rasa aman dapat meningkat.
Stabilitas daerah juga berpengaruh pada keberlanjutan pembangunan. Program pembangunan membutuhkan kondisi sosial yang kondusif. Oleh sebab itu, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan.
Momentum Ramadan memberikan ruang refleksi bagi semua pihak. Nilai kebersamaan menjadi landasan memperkuat kerja sama. Selain itu, semangat solidaritas terus ditumbuhkan.
Forum silaturahmi ini diharapkan mempererat hubungan antar pemangku kepentingan di Provinsi Lampung. Kolaborasi yang solid akan menjaga stabilitas daerah. Karena itu, pembangunan dapat berjalan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Admin