Breaking News
light_mode

Dinkes Bandarlampung Perketat Pengawasan Makanan Sekolah Pasca Keracunan Massal 247 Siswa

  • account_circle karim saputra
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • print Cetak

 

BandarlampungBattikPost Site  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap penyedia makanan di sekolah, menyusul kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kecamatan Sukabumi pada Jumat (29/8).

Kepala Dinkes Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, mengatakan peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah kota. Ia menegaskan pengawasan ketat perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kasus keracunan massal yang terjadi di dua sekolah di Kecamatan Sukabumi menjadi evaluasi besar bagi kami. Ke depan, kami akan memperketat pengawasan penyedia makanan sekolah agar keamanan pangan untuk anak-anak terjamin,” ujar Muhtadi di Bandarlampung, Selasa (2/9).

Temuan Bakteri E. coli dalam Air Bersih

Berdasarkan hasil uji laboratorium awal, Dinkes menemukan adanya kandungan bakteri Escherichia coli (E.coli) pada air bersih yang digunakan untuk mengolah makanan di dapur penyedia makan bergizi gratis. Kontaminasi ini diduga menjadi salah satu penyebab utama kasus keracunan massal.

“Dalam inspeksi di dapur penyedia makanan Bergizi Gratis (MBG) di Tirtayasa, kami menemukan sejumlah pelanggaran standar kebersihan. Mulai dari ruang penyimpanan hingga area pembuatan makanan, semua dinilai tidak memenuhi syarat sanitasi,” jelas Muhtadi.

Sanksi dan Penutupan Sementara Dapur MBG

Dinkes telah menyampaikan hasil temuan tersebut kepada Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk segera ditindaklanjuti. Sebagai langkah awal, dapur MBG yang bermasalah langsung dihentikan sementara operasionalnya.

“Mereka menyatakan akan menghentikan sementara kegiatan dapur MBG sampai kondisi benar-benar steril dan sesuai standar sanitasi. Kami juga akan melakukan pemeriksaan berkala sebelum dapur itu diizinkan beroperasi kembali,” tegasnya.

Ratusan Siswa Jadi Korban Keracunan

Kasus keracunan massal tersebut terjadi di SDN 2 Sukabumi, SMPN 31 Bandarlampung, dan SD di Campang Raya. Total terdapat 247 siswa yang mengalami gejala keracunan, mulai dari mual, muntah, hingga diare. Dari jumlah tersebut, 12 siswa harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit maupun puskesmas.

“Alhamdulillah, kondisi siswa yang dirawat kini berangsur membaik. Kami terus memantau perkembangannya agar tidak ada dampak kesehatan jangka panjang,” kata Muhtadi.

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk meningkatkan gizi anak sekolah. Namun, insiden ini memunculkan pertanyaan serius terkait standar sanitasi dan mekanisme pengawasan yang diterapkan.

Muhtadi menekankan bahwa pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan program MBG, tetapi dengan pengawasan lebih ketat. “Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu. Namun, aspek keamanan pangan harus jadi prioritas utama,” katanya.

Dinkes berencana bekerja sama dengan sekolah, komite, dan penyedia jasa katering untuk memastikan semua pihak memahami standar kebersihan. Selain itu, akan dilakukan pelatihan higienitas bagi pengelola dapur MBG serta pemeriksaan rutin kualitas air dan bahan makanan.

Harapan ke Depan

Masyarakat, khususnya orang tua murid, diharapkan tidak khawatir berlebihan. Pemerintah memastikan evaluasi dan tindakan perbaikan segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami ingin memastikan anak-anak sekolah mendapatkan makanan yang bukan hanya bergizi, tetapi juga aman. Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Muhtadi.

Dengan adanya langkah pengawasan ketat ini, Dinkes Bandarlampung berharap kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa bisa menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak. Program MBG diharapkan tetap berjalan dengan standar kesehatan yang lebih baik, aman, dan bermanfaat bagi generasi muda.(Karim)

  • Penulis: karim saputra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fajar/Fikri ke Semifinal Korea Open 2025 Usai Singkirkan Ganda Korea

    Fajar/Fikri ke Semifinal Korea Open 2025 Usai Singkirkan Ganda Korea

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Battikpost.site, – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan langkah ke babak semifinal Korea Open 2025. Mereka tampil percaya diri saat menumbangkan pasangan Korea Selatan, Jin Yong/Na Sung-seung, di Suwon Gymnasium, Jumat (26/9/2025). Fajar/Fikri menang dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Kemenangan itu sekaligus memastikan wakil Indonesia melaju mulus ke empat besar turnamen […]

  • Resmi Diperpanjang, ORI Campak di Sumenep Dilanjutkan hingga 27 September 2025

    Resmi Diperpanjang, ORI Campak di Sumenep Dilanjutkan hingga 27 September 2025

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Sumenep Perpanjang ORI Campak SUMENEP, BattikPost.Site — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, resmi memperpanjang pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) campak hingga 27 September 2025. Keputusan ini diambil karena capaian imunisasi belum mencapai target nasional 95 persen. Program ORI campak awalnya dijadwalkan berlangsung dari 25 Agustus hingga 13 September 2025. Namun, hingga batas waktu tersebut, capaian […]

  • Pengawasan THR 2026 Diperkuat Jelang Hari Raya

    Pengawasan THR 2026 Diperkuat Jelang Hari Raya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pengawasan THR 2026 menjadi perhatian serius menjelang Hari Raya di Jakarta. Ombudsman RI mendorong Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya agar pekerja menerima hak tepat waktu sesuai aturan yang berlaku. Pengawasan THR 2026 Menjadi Sorotan Menjelang Hari Raya Jakarta, Battikpost.site — Pengawasan THR 2026 menarik perhatian publik menjelang perayaan keagamaan. Banyak pihak menilai […]

  • Polresta Bandar Lampung Amankan 122 Pelaku Penyakit Masyarakat Selama Operasi Pekat Krakatau

    Polresta Bandar Lampung Amankan 122 Pelaku Penyakit Masyarakat Selama Operasi Pekat Krakatau

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, BANDAR LAMPUNG – Polresta Bandar Lampung mengamankan 122 orang dalam Operasi Pekat Krakatau yang digelar sejak 1 hingga 12 Mei 2025. Operasi ini menyasar berbagai aktivitas meresahkan seperti premanisme dan pengatur lalu lintas liar (Pak Ogah). Sebanyak 122 orang diamankan Polresta Bandar Lampung dalam Operasi Pekat Krakatau 2025. Operasi yang berlangsung dari 1 hingga […]

  • Kapal Uap Pegu: Saksi Bisu Perdagangan Lhokseumawe di Abad ke-19

    Kapal Uap Pegu: Saksi Bisu Perdagangan Lhokseumawe di Abad ke-19

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Lhokseumawe, Battikpost – Sebuah foto bersejarah yang tersimpan di KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde) Universitas Leiden, Belanda, mengungkap peran penting Lhokseumawe dalam perdagangan internasional pada abad ke-19. Foto bertajuk “Stoomschip Pegu in haven Lhokseumawe in Atjeh” ini menunjukkan Kapal Uap Pegu yang sedang berlabuh di pelabuhan Lhokseumawe pada tahun 1897. Gambar ini menjadi […]

  • Gaya Hidup Remaja Masa Kini: Antara Eksistensi Diri dan Dampaknya

    Gaya Hidup Remaja Masa Kini: Antara Eksistensi Diri dan Dampaknya

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Di era digital yang semakin maju, gaya hidup remaja mengalami perubahan signifikan. Kini, eksistensi diri menjadi hal yang penting bagi mereka, terutama melalui media sosial. Remaja cenderung meniru tren yang berkembang, baik dalam hal fashion, kebiasaan, hingga cara bersosialisasi. Media Sosial dan Eksistensi Diri Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Twitter […]

expand_less