Kodam XXI/Radin Inten Mulai Pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV di Lampung Timur
- account_circle orba battik
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Pembangunan Jembatan Garuda Lampung Timur tahap III dan IV resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Rabu (1/4/2026). Kodam XXI/Radin Inten memimpin proyek ini untuk meningkatkan konektivitas wilayah dan kesejahteraan masyarakat.
Percepatan Infrastruktur untuk Konektivitas Wilayah
Lampung Timur, Battikpost.site — Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten memulai pembangunan Jembatan Garuda tahap III dan IV di Lampung Timur. Kegiatan berlangsung di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur.
Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto, memimpin langsung kegiatan tersebut. Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela juga hadir dalam acara ini. Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi turut mendampingi bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.
Pemerintah dan TNI mempercepat pembangunan infrastruktur melalui proyek ini. Program tersebut bertujuan membuka akses antarwilayah yang sebelumnya terbatas. Selain itu, proyek ini mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan sambutan melalui Kasdam Brigjen TNI Andrian Susanto. Dalam sambutan tersebut, ia menjelaskan peran penting jembatan bagi masyarakat.
“Kehadiran TNI melalui proyek ini menegaskan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu percepatan pembangunan daerah sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Program Jembatan Perintis Garuda mencakup total 20 titik pembangunan. Sebanyak 10 titik berada di Provinsi Lampung. Sepuluh titik lainnya tersebar di Provinsi Bengkulu.
Manfaat Jembatan bagi Masyarakat
Kasdam XXI/Radin Inten menegaskan manfaat jembatan bagi masyarakat. Ia menilai pembangunan ini akan memperlancar aktivitas warga sehari-hari.
Akses pendidikan dan layanan kesehatan menjadi perhatian utama. Warga selama ini menghadapi kendala saat menuju fasilitas tersebut. Jembatan ini diharapkan dapat mengatasi hambatan tersebut.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memberikan apresiasi terhadap program ini. Ia menilai kontribusi Kodam XXI/Radin Inten sangat membantu pembangunan daerah.
Jihan berharap jembatan tersebut memberikan dampak ekonomi positif. Ia menilai konektivitas yang baik akan mempercepat pertumbuhan wilayah. Masyarakat di Kecamatan Way Bungur diharapkan merasakan manfaat langsung.
Spesifikasi dan Target Pembangunan
Jembatan yang dibangun memiliki panjang 120 meter. Jembatan tersebut menggunakan konstruksi gantung. Fasilitas ini diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
Pembangunan jembatan menghubungkan Desa Tanjung Tirto dan Desa Kali Pasir. Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.
Selama ini, masyarakat menggunakan perahu getek untuk menyeberangi sungai. Kondisi tersebut menyulitkan aktivitas warga setiap hari.
Pelajar dan warga menghadapi risiko keselamatan saat menyeberang. Situasi ini mendorong percepatan pembangunan jembatan.
Sorotan Publik dan Tindak Lanjut Pemerintah
Permasalahan akses ini sempat viral di media sosial. Banyak pihak menyoroti kondisi tersebut. Pemerintah pusat kemudian memberikan perhatian serius.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi pada Februari lalu. Kunjungan tersebut mempercepat realisasi pembangunan jembatan.
Ground breaking berlangsung dengan prosesi peletakan batu pertama. Kasdam XXI/Radin Inten memimpin prosesi tersebut bersama Wakil Gubernur Lampung. Unsur Forkopimda juga ikut berpartisipasi.
Para pejabat menggunakan alat pelindung diri lengkap saat prosesi berlangsung. Mereka menuangkan adukan semen ke pondasi awal jembatan.
Komitmen TNI dalam Pembangunan Daerah
Kodam XXI/Radin Inten menjalankan program Jembatan Perintis Garuda tahap III dan IV melalui proyek ini. TNI AD menunjukkan komitmen dalam pembangunan daerah.
Seluruh prajurit di jajaran Kodam XXI/Radin Inten mendukung program tersebut. Mereka terlibat aktif dalam proses pembangunan.
Kehadiran TNI tidak hanya fokus pada pertahanan. TNI juga berperan dalam membantu pembangunan infrastruktur. Peran ini memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Warga setempat menyambut pembangunan jembatan dengan antusias. Mereka menyaksikan langsung kegiatan ground breaking tersebut.
Masyarakat berharap jembatan ini membawa perubahan besar. Akses transportasi yang lebih baik akan memudahkan aktivitas sehari-hari.
Dampak Jangka Panjang bagi Wilayah
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Distribusi hasil pertanian akan berjalan lebih lancar. Aktivitas perdagangan juga akan meningkat.
Pemerataan pembangunan di Provinsi Lampung menjadi tujuan utama. Infrastruktur yang memadai akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Jembatan ini menjadi solusi nyata atas kendala akses yang selama ini terjadi. Kehadiran fasilitas tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat.
Dengan pembangunan ini, pemerintah dan TNI menunjukkan sinergi yang kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut dalam program pembangunan lainnya.
Baca Juga Terbaru
- Penulis: orba battik


