Breaking News
light_mode

Polda Lampung Gelar Sosialisasi KUHP–KUHAP Baru untuk Cegah Salah Prosedur

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

Polda Lampung menggelar Sosialisasi KUHP KUHAP Baru pada 5–13 Februari 2026 di seluruh Polres. Kegiatan ini memperkuat pemahaman penyidik terkait penerapan KUHP, KUHAP, dan Undang-Undang Penyesuaian Pidana agar proses penyidikan berjalan profesional dan sesuai hukum.


Sosialisasi KUHP–KUHAP Baru di Seluruh Polres

Lampung, Battikpost.site — Polda Lampung menyelenggarakan Sosialisasi KUHP KUHAP Baru di seluruh jajaran Polres. Kegiatan ini berlangsung selama sembilan hari pada Februari 2026.

Kepala Bidang Hukum Polda Lampung, Kombes Pol Ahmad Sukiyatno, membuka kegiatan secara langsung. Ia memimpin sosialisasi sebagai bentuk kesiapan institusi menghadapi hukum pidana baru.

KUHP dan KUHAP baru mulai berlaku sejak 2 Januari 2026. Undang-Undang Penyesuaian Pidana melengkapi penerapan sistem hukum pidana nasional.

Polda Lampung menempatkan sosialisasi ini sebagai langkah strategis institusi. Pimpinan ingin memastikan seluruh penyidik memahami aturan baru secara utuh.

Institusi menargetkan pemahaman menyeluruh pada seluruh personel penyidik. Polda Lampung ingin mencegah kesalahan prosedur sejak tahap awal penyidikan.

Penyidik Hadapi Beban Tanggung Jawab Lebih Berat

Ahmad menekankan posisi penyidik sebagai garda terdepan penegakan hukum pidana.
Ia menyampaikan tantangan hukum semakin kompleks setelah pemberlakuan aturan baru.

“Penyidik ada di garda terdepan penegakan hukum pidana. Dengan aturan baru ini, tantangannya jauh lebih berat. Kalau tidak paham betul substansinya, kesalahan prosedur mudah terjadi,” kata Ahmad.

Pernyataan tersebut menegaskan risiko hukum bagi penyidik. Ketidaktelitian penyidik dapat berdampak langsung pada proses hukum.

Ahmad menilai penyidik harus meningkatkan kapasitas pemahaman hukum. Ia mengingatkan penyidik tidak boleh menggunakan pola kerja lama.

Penyidik harus menyesuaikan diri dengan sistem hukum pidana baru. Setiap tindakan penyidikan harus mengikuti ketentuan terbaru.

KUHP, KUHAP, dan UU Penyesuaian Pidana Satu Kesatuan

Ahmad menjelaskan keterkaitan antara KUHP, KUHAP, dan UU Penyesuaian Pidana.
Ia menegaskan penyidik harus memahami regulasi secara terpadu.

“Memahami KUHAP tidak bisa dilepaskan dari KUHP dan UU Penyesuaian Pidana. Aturannya saling berkaitan dan menjadi satu kesatuan dalam praktik penegakan hukum,” tegasnya.

Penanganan perkara pidana membutuhkan pemahaman menyeluruh. Kesalahan pada satu tahapan dapat memengaruhi tahapan berikutnya.

Ahmad menyebut kesalahan prosedur dapat memicu praperadilan. Ia juga menyebut potensi gugatan perdata dari pihak berperkara.

Ia mengingatkan risiko menurunnya kepercayaan publik. Institusi kepolisian harus menjaga kredibilitas penegakan hukum.

Ketentuan Baru KUHAP Jadi Perhatian Utama

Ahmad menyoroti kewajiban penggunaan CCTV saat pemeriksaan tersangka.
Aturan ini mengatur transparansi dalam proses pemeriksaan.

KUHAP baru juga mengenalkan konsep plea bargaining. Konsep ini mengatur pengakuan bersalah dalam sistem peradilan pidana.

Ahmad meminta seluruh penyidik memahami mekanisme tersebut. Penyidik harus menerapkan aturan sesuai ketentuan hukum.

“Kalau personel tidak cepat beradaptasi, dampaknya langsung terasa. Bisa muncul lonjakan praperadilan, gugatan perdata, sampai laporan masyarakat. Ini risiko nyata kalau aturan baru tidak dikuasai,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan urgensi penguasaan regulasi baru. Penyidik harus menyesuaikan pola kerja secara cepat.

Polda Lampung mendorong transparansi dalam setiap proses penyidikan. Institusi menuntut akuntabilitas tinggi dari seluruh personel.

Perubahan Pola Kerja Penyidik

Ahmad menyebut regulasi baru menuntut pola kerja berbeda. Penyidik harus meningkatkan ketelitian dalam administrasi perkara.

Setiap proses penyidikan harus terdokumentasi dengan baik. Penyidik harus bertindak sesuai prosedur hukum.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme penyidik. Penyidik harus menjaga integritas dalam setiap tindakan.

Polda Lampung tidak ingin sosialisasi berhenti pada kegiatan formal. Institusi menuntut implementasi nyata di lapangan.

Diskusi Hukum Wajib Setiap Hari

Ahmad memerintahkan seluruh satuan kerja melaksanakan diskusi hukum rutin.
Ia mewajibkan pembahasan hukum setiap hari di fungsi penyidikan.

“Sosialisasi ini cuma pemantik. Pembahasan harus jalan tiap hari di fungsi penyidikan, minimal satu jam, dipimpin langsung oleh perwira dan Kasatker. Ini bagian dari tanggung jawab pimpinan,” pungkas Ahmad.

Instruksi ini menegaskan tanggung jawab pimpinan satuan. Pimpinan harus memastikan pemahaman personel merata.

Diskusi hukum harus berjalan secara konsisten. Penyidik harus memahami aturan secara teori dan praktik.

Target Profesionalisme dan Minim Gugatan

Polda Lampung menargetkan penyidik mampu beradaptasi dengan hukum pidana baru. Institusi ingin meminimalkan potensi gugatan hukum.

Polda Lampung ingin menjaga kepercayaan masyarakat. Institusi menempatkan profesionalisme sebagai prioritas utama.

Peningkatan kapasitas penyidik menjadi kunci keberhasilan reformasi hukum.
Penegakan hukum yang tepat akan mewujudkan keadilan substantif.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Lampung Siapkan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2025

    Pemprov Lampung Siapkan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2025

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung akan menggelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2025 pada 20 Mei mendatang. Persiapan dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas instansi. Asisten Administrasi Umum Provinsi Lampung, Sulpakar, mengungkapkan hal tersebut saat memimpin rapat koordinasi persiapan upacara di Ruang Sungkai, Balai Keratun Lt.1, Senin (14/5/2025). Rapat ini melibatkan seluruh instansi […]

  • Kapolda Ajak Masyarakat Kritik Polri demi Pelayanan Lebih Baik

    Kapolda Ajak Masyarakat Kritik Polri demi Pelayanan Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, mengajak masyarakat untuk aktif memberikan kritik dan masukan konstruktif kepada Polri. Menurutnya, setiap kritik yang membangun mencerminkan kepedulian dan kecintaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal kinerja Polri melalui kritik dan saran yang membangun. Hal […]

  • Kapolri Soal Polisi Terlibat Judi Sabung Ayam: “Tunggu Tim Bekerja”

    Kapolri Soal Polisi Terlibat Judi Sabung Ayam: “Tunggu Tim Bekerja”

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta, 21 Maret 2025 – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya buka suara terkait dugaan keterlibatan polisi dalam praktik judi sabung ayam yang mencuat setelah insiden penembakan di Way Kanan, Lampung. Ia meminta masyarakat untuk menunggu hasil investigasi sebelum menarik kesimpulan. “Di era media sosial dan AI seperti sekarang, lebih baik kita tunggu tim […]

  • Pengemudi Ojol Diminta Kawal Amandemen UU 22/2009 Demi Kesejahteraan

    Pengemudi Ojol Diminta Kawal Amandemen UU 22/2009 Demi Kesejahteraan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung — Ketua Umum Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online (Gaspool) Lampung, Miftahul Huda (Bang Iif), mengajak seluruh pengemudi ojek online (ojol) untuk memperhatikan perubahan dalam Amandemen Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Perubahan regulasi ini dapat berdampak langsung pada kesejahteraan pengemudi ojol dan perlu dikawal agar […]

  • Dana Desa Bandar Negeri Diduga Dikorupsi : Tanda Tangan Dipalsukan, Proyek Fiktif Terbongkar !

    Dana Desa Bandar Negeri Diduga Dikorupsi : Tanda Tangan Dipalsukan, Proyek Fiktif Terbongkar !

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Editor
    • 0Komentar

    Lampung Timur, BATTIK MEDIA, Dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Desa Bandar Negeri, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, mencuat, Jum’at (31/1/2025). Warga setempat menuding anggaran desa tidak digunakan sebagaimana mestinya, bahkan ada indikasi pemalsuan tanda tangan dan proyek fiktif. Pada tahun anggaran 2024, pembangunan fisik di tiap dusun tidak terealisasi. Pemdes Bandar Negeri hanya memusatkan pembangunan pada […]

  • Antrean Solar Subsidi di Bandar Lampung Meningkat

    Antrean Solar Subsidi di Bandar Lampung Meningkat

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Antrean solar subsidi di Bandar Lampung mendapat perhatian Satpol PP Provinsi Lampung setelah banyak truk luar daerah mengisi BBM di sejumlah SPBU. Pada Selasa, 13 Oktober 2026, petugas memeriksa administrasi pembelian untuk memastikan kesesuaian barcode dan STNK kendaraan. Satpol PP Awasi Pembelian Solar Subsidi Bandar Lampung, Battikpost.site — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi […]

expand_less