
Dalam suasana haru dan diiringi hujan gerimis, Irjen Pol. Helmy Santika resmi berpamitan dari Polda Lampung usai acara farewell and welcome parade di Lapangan Hitam, Senin (3/11/2025). Momen perpisahan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian panjang Helmy sebagai Kapolda Lampung.
Serah Terima Jabatan Penuh Haru
Lampung, Battikpost.site — Hujan gerimis yang turun perlahan menambah suasana haru saat Irjen Pol. Helmy Santika bersama sang istri, Lurie Santika, meninggalkan halaman Mapolda Lampung. Ratusan personel Polda Lampung berdiri berbaris rapi untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang jenderal yang telah memimpin mereka selama lebih dari dua tahun.
Selain itu, para anggota tampak menahan air mata ketika iringan kendaraan dinas yang membawa Helmy Santika mulai bergerak meninggalkan lokasi. Mereka mengangkat tangan, memberikan salam hormat terakhir dengan penuh rasa bangga dan hormat.
Selanjutnya, prosesi farewell and welcome parade di Lapangan Hitam berlangsung khidmat dan penuh makna. Dalam kesempatan itu, Irjen Pol. Helmy Santika secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Polda Lampung kepada penggantinya, Irjen Pol. Helfi Assegaf.
Dengan demikian, jabatan Kapolda Lampung kini resmi berpindah tangan, menandai dimulainya babak baru dalam kepemimpinan kepolisian di wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai tersebut.
Masa Pengabdian Penuh Kenangan
Selama 2 tahun 7 bulan memimpin Polda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika dikenal sebagai sosok yang dekat dengan anggota dan masyarakat. Ia mengedepankan kerja sama, komunikasi terbuka, serta pelayanan humanis dalam setiap kebijakan yang diterapkan.
Di sisi lain, masa kepemimpinan Helmy juga diwarnai berbagai inovasi, terutama dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Oleh karena itu, banyak pihak menilai kepemimpinannya meninggalkan kesan mendalam bagi jajaran kepolisian di Lampung.
Selain itu, pergantian pucuk pimpinan ini merupakan bagian dari rotasi jabatan di tubuh Polri yang bertujuan memperkuat kinerja organisasi. Sejumlah pejabat utama Polda, Kapolres dan Kapolresta jajaran, serta unsur Forkopimda turut hadir dalam acara tersebut. Mereka memberikan penghormatan atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan Helmy selama bertugas di Lampung.
Komitmen Kapolda Baru Irjen Helfi Assegaf
Dalam sambutannya, Kapolda Lampung yang baru, Irjen Pol. Helfi Assegaf, menegaskan makna penting dari simbol pataka “Wira Bhakti Ruwa Jurai.”
“Saya selaku pimpinan Polda Lampung menyadari sepenuhnya bahwa tugas dan tanggung jawab ini bukanlah amanah yang ringan. Namun, dengan semangat kebersamaan, dukungan seluruh personel, serta bimbingan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, saya siap melanjutkan perjuangan dan pengabdian yang telah ditanamkan oleh para pendahulu,” ujar Irjen Helfi Assegaf.
Selain itu, Irjen Helfi menekankan bahwa tugas ke depan akan semakin kompleks dan menuntut kesiapsiagaan, sinergi, serta komitmen tinggi dari seluruh jajaran. Ia mengingatkan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.
“Saya mengajak seluruh personel Polda Lampung untuk menjaga soliditas dan loyalitas, menjunjung tinggi etika dan profesionalisme, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi. Mari terus berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika sosial, budaya, dan teknologi demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan semangat itu, Helfi bertekad memperkuat hubungan sinergis dengan masyarakat dan semua elemen pemerintahan di Provinsi Lampung.
Baca Juga Terbaru
Harapan Baru untuk Polda Lampung
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat baru bagi seluruh jajaran kepolisian di Lampung. Selain memperkuat koordinasi antarinstansi, perubahan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme dan pelayanan publik yang lebih cepat serta responsif.
Selanjutnya, berbagai program strategis yang telah dijalankan di era Helmy Santika akan terus dilanjutkan. Polda Lampung berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas sosial di seluruh wilayah provinsi.
Di sisi lain, masyarakat Lampung juga berharap agar kepemimpinan baru mampu menghadirkan inovasi dan pendekatan humanis dalam menjaga situasi kamtibmas. Dengan demikian, hubungan antara aparat kepolisian dan warga dapat semakin erat dan harmonis.
Akhir yang Mengharukan, Awal yang Penuh Harapan
Akhirnya, prosesi perpisahan Irjen Helmy Santika bukan sekadar seremoni, tetapi simbol penghargaan atas pengabdian panjang yang telah ia jalani. Hujan gerimis yang turun seolah menjadi saksi peralihan tongkat komando yang penuh makna tersebut.
Selain itu, momen ini menegaskan semangat kontinuitas dalam tubuh Polri. Kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat pengabdian untuk masyarakat tetap abadi.
Dengan demikian, di bawah komando Irjen Helfi Assegaf, Polda Lampung diharapkan semakin profesional, solid, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Semua pihak pun berharap agar semangat “Wira Bhakti Ruwa Jurai” terus hidup dalam setiap langkah pengabdian jajaran kepolisian di Bumi Lampung. (Red).
