Breaking News
light_mode

Polda Lampung Terapkan Aturan Baru Pengawalan Lalu Lintas dengan Humanisme

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

LAMPUNG, Battikpost.site – Polda Lampung menindaklanjuti arahan Kakorlantas Polri terkait evaluasi pengawalan lalu lintas yang sering menjadi sorotan masyarakat. Dalam aturan terbaru, pengawalan kini menekankan pendekatan humanis, sikap profesional, serta menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

Prinsip Kamseltibcarlantas Jadi Dasar

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa prinsip utama dalam pelaksanaan pengawalan adalah keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Pengawalan bukan sekadar rutinitas, tetapi juga cerminan wajah humanis Polantas di hadapan masyarakat,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Dengan demikian, Polda Lampung memastikan bahwa setiap kegiatan pengawalan selalu berorientasi pada kepentingan publik. Oleh karena itu, personel Polantas dituntut bekerja sesuai standar operasional dan tetap menjunjung sikap humanis.

Penggunaan Sirine Kini Dibatasi

Untuk sementara, seluruh kegiatan pengawalan dibekukan. Namun, personel tetap boleh siaga di titik lokasi BKO pejabat yang dikawal. Dalam keadaan darurat, polisi dapat melakukan pengawalan sesuai standar operasional, tetapi tanpa penggunaan sirine maupun lampu rotator.

Suara sirine hanya diperbolehkan pada kondisi darurat. Bahkan, pada sore hingga malam hari, penggunaannya diimbau untuk ditiadakan sama sekali,” jelas Yuyun.

Selain itu, kebijakan tersebut menegaskan bahwa aparat harus mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lain. Dengan membatasi sirine, Polri ingin mencegah kesan arogan sekaligus mengurangi potensi gangguan lalu lintas.

Reformasi Kultur di Jalan Raya

Yuyun menambahkan bahwa kritik publik terhadap pola pengawalan selama ini menjadi bahan introspeksi Polantas. Oleh karena itu, model pengawalan yang dinilai arogan akan ditinggalkan. Sebaliknya, pendekatan persuasif akan diutamakan dalam setiap tugas di jalan.

Senyum petugas adalah marka utama, bukan manuver berlebihan yang memicu antipati. Hal ini bagian dari reformasi kultur yang sedang dijalankan,” tegasnya.

Dengan begitu, reformasi kultur di tubuh Polri terlihat nyata. Petugas dituntut mengutamakan komunikasi persuasif agar masyarakat merasa terlindungi, bukan terintimidasi.

Pengawalan Tokoh Wajib Dilaporkan

Selain itu, setiap pengawalan terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun tokoh adat wajib dilaporkan kepada Kapolda. Tujuannya, laporan tersebut menjadi bahan monitoring bagi pimpinan agar pengawasan berjalan lebih optimal.

Prinsipnya, polisi hadir di jalan untuk menjadi solusi, bukan menambah masalah. Tugas pengawalan adalah sebuah kehormatan, sehingga harus dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” pungkas Yuyun.

Dengan demikian, Polda Lampung menegaskan bahwa pengawalan bukan sekadar tugas rutin, tetapi bentuk penghormatan kepada masyarakat yang harus terlaksana secara profesional.

Harapan Polri ke Depan

Dengan penekanan pada profesionalisme dan humanisme, Polri berharap peran Polantas dalam pengawalan lalu lintas dapat meningkatkan kelancaran arus kendaraan. Selanjutnya, pendekatan tersebut diharapkan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Selain itu, Polri menilai bahwa perubahan ini mampu memperbaiki citra pengawalan lalu lintas yang selama ini sering dikritik publik. Akibatnya, setiap anggota Polantas harus lebih disiplin, komunikatif, dan berempati ketika bertugas di jalan.

Pada akhirnya, aturan baru ini menjadi langkah penting dalam reformasi pelayanan publik di bidang lalu lintas. Dengan menekankan sikap humanis, Polri ingin menunjukkan bahwa aparat lalu lintas hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Konteks Umum: Peran Polantas dalam Kehidupan Publik

Pengawalan lalu lintas tidak sekadar mengatur pergerakan kendaraan. Sebaliknya, pengawalan berfungsi sebagai instrumen yang memastikan keamanan tokoh penting sekaligus menjaga arus kendaraan tetap lancar. Oleh karena itu, penerapan aturan yang lebih humanis sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Di sisi lain, kritik publik terhadap aparat pengawal sering muncul karena penggunaan sirine yang berlebihan. Dengan membatasi penggunaan sirine, Polri ingin menurunkan potensi gesekan dengan pengguna jalan. Misalnya, suara sirine kerap dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pada jam padat.

Selain itu, pola pengawalan yang sebelumnya terkesan arogan kini diganti dengan pendekatan ramah. Dengan cara ini, polisi dapat menjaga wibawa tanpa menimbulkan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, reformasi kultur menjadi keharusan bagi setiap petugas yang bertugas di jalan.

Selanjutnya, laporan wajib kepada Kapolda mengenai pengawalan tokoh menunjukkan keseriusan Polri dalam menjaga transparansi. Dengan sistem laporan, pimpinan dapat melakukan evaluasi secara rutin. Akibatnya, pengawalan lebih terkontrol dan sesuai prosedur.

Pada akhirnya, kebijakan Polda Lampung sejalan dengan semangat Polri dalam membangun citra baru. Dengan menekankan profesionalisme, humanisme, dan transparansi, Polri ingin membuktikan komitmennya sebagai pelayan publik yang selalu siap melayani dengan hati. (Red).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekdaprov Lampung Dukung Rakernas JMSI dan Pelantikan Pengurus

    Sekdaprov Lampung Dukung Rakernas JMSI dan Pelantikan Pengurus

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pelantikan Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang rencananya digelar di Lampung. Dukungan tersebut disampaikan Marindo saat menerima audiensi Pengurus Daerah JMSI Lampung yang dipimpin Ketua Ahmad Novriwan, didampingi Sekretaris Yulizar Kundo dan Bendahara […]

  • Gaji Buruh PT San Xiong Steel Tak Kunjung Dibayar

    Gaji Buruh PT San Xiong Steel Tak Kunjung Dibayar

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Selatan – Ratusan buruh PT San Xiong Steel Indonesia di Desa Tarahan, Lampung Selatan, masih belum menerima gaji bulan Maret 2025. Konflik internal antara dua kubu manajemen membuat pembayaran upah tertunda, sementara aktivitas pabrik terhenti sejak akhir Maret. Pabrik yang bergerak di bidang baja tersebut saat ini dikunci dan tidak beroperasi. Rekening perusahaan […]

  • Ormas PETIR dan APCI Desak Polda Lampung Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Debt Collector di Tanjung Senang

    Ormas PETIR dan APCI Desak Polda Lampung Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Debt Collector di Tanjung Senang

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung, Battikpost.site — Kasus pengeroyokan terhadap seorang debt collector bernama Febri Sanjaya (25) di wilayah Tanjung Senang, Bandar Lampung, pada Selasa (9/12), mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Organisasi masyarakat PETIR Lampung dan Asosiasi Profesional Collector Indonesia (APCI) mendesak Polda Lampung untuk mengusut tuntas peristiwa kekerasan tersebut. Peristiwa pengeroyokan terjadi saat Febri, yang bertugas sebagai […]

  • Perbaikan Jalan Pesawaran Ditinjau Gubernur Lampung Jelang Lebaran

    Perbaikan Jalan Pesawaran Ditinjau Gubernur Lampung Jelang Lebaran

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Perbaikan jalan Pesawaran menjadi fokus peninjauan Gubernur Lampung di beberapa ruas utama, Sabtu sore. Kegiatan ini memastikan kondisi jalan tetap aman menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah serta mempercepat langkah penanganan kerusakan infrastruktur. Peninjauan Infrastruktur di Pesawaran Pesawaran, Battikpost.site — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meninjau sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pesawaran pada Sabtu sore, […]

  • Mayat Sopir Travel Ditemukan di Jati Agung, Diduga Dibegal

    Mayat Sopir Travel Ditemukan di Jati Agung, Diduga Dibegal

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site – Warga Desa Gedung Agung, Kecamatan Jati Agung, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria di semak-semak dekat jembatan desa pada Minggu pagi, 29 Juni 2025. Mayat tersebut diduga kuat adalah korban pembegalan yang berujung pada pembunuhan. Penemuan mayat laki-laki di kawasan semak belukar dekat jembatan Desa Gedung Agung, Kecamatan Jati Agung, Lampung […]

  • GRANAT Desak Pemkot Cabut Izin Karaoke Astronom Hotel Grand Mercure

    GRANAT Desak Pemkot Cabut Izin Karaoke Astronom Hotel Grand Mercure

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle sandi_ess
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC GRANAT) Kota Bandar Lampung mendesak Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk segera mencabut izin operasional serta menutup Karaoke Astronom yang berada di Hotel Grand Mercure, Jalan Raden Intan. Desakan ini disampaikan melalui surat resmi bernomor 009/B/DPC GRANAT/BALAM/IX/2025 tertanggal 3 September 2025. Langkah ini diambil […]

expand_less