Warga Gotong Royong Protes Penolakan Jalur Domisili SMA N 2
Bandar Lampung | Battikpost.site – Penolakan jalur domisili dalam penerimaan siswa baru SMA N 2 Bandar Lampung tahun 2025 memicu kekecewaan mendalam bagi warga Kelurahan Gotong Royong. Mereka menilai kebijakan sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung tidak adil dan mengabaikan keberadaan masyarakat sekitar.
Tokoh masyarakat Gotong Royong, Drs. Azwar Yacub, menyatakan protes keras. Ia menyebut sistem yang diterapkan bersifat diskriminatif terhadap warga setempat.
“Saya tinggal tepat di samping SMA N 2 sejak lahir. Kami ikut menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Tapi anak sulung saya malah ditolak masuk lewat jalur domisili,” tegas Azwar.
Warga lain, termasuk Ketua RT Usman dan tokoh masyarakat Sani, turut menyuarakan keberatan. Mereka mempertanyakan alasan penolakan...

