SK PPPK Lampung Dibagikan Juli 2025 untuk 6.591 Formasi
- account_circle orba battik
- calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
- print Cetak

Bandar Lampung, Battikpost.site — Setelah melewati penantian panjang, ribuan tenaga honorer di Provinsi Lampung akhirnya bisa bernapas lega. Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan SK PPPK 2025 akan dibagikan pada akhir Juli, mencakup dua gelombang formasi.
Pemerintah Provinsi Lampung memastikan akan membagikan Surat Keputusan (SK) PPPK Lampung 2025 pada akhir Juli. Kepastian ini menjawab keresahan ribuan tenaga honorer yang telah lulus seleksi nasional sejak 2024 lalu.
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim (Jihan Nurlela) menyampaikan informasi ini dalam konferensi pers pada Selasa, 8 Juli 2025. Ia menegaskan bahwa proses administrasi teknis menjadi penyebab keterlambatan pembagian SK, bukan karena unsur kesengajaan.
“SK-nya akan dibagikan akhir bulan ini. Pemerintah Provinsi terus berupaya menyelesaikan proses administrasi secara adil dan cepat,” ujar Jihan.
Jihan menjelaskan, total penerima SK PPPK Lampung 2025 berjumlah 6.591 orang, yang terdiri atas:
- 5.469 orang untuk formasi tahap 1
- 1.122 orang untuk formasi tahap 2
Keterlambatan penyerahan SK sebelumnya sempat menjadi perhatian publik. Banyak tenaga PPPK dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga teknis merasa nasib mereka digantung. Mereka telah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi, termasuk pemberkasan, sejak akhir 2024.
Salah satu tenaga PPPK dari formasi guru menyampaikan keluhannya, “Kami sudah lulus sejak tahun lalu dan ikut pemberkasan. Tapi sampai sekarang, SK belum kami terima,” ungkapnya pada Kamis, 3 Juli 2025.
Dengan kepastian jadwal pembagian SK di akhir Juli, para PPPK kini dapat mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah Provinsi Lampung juga menegaskan komitmen mereka dalam mendukung kesejahteraan PPPK dan ASN secara keseluruhan.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa Pemprov Lampung tidak tinggal diam dalam menyikapi hak tenaga honorer yang telah lulus seleksi. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, dan adil. (**).
- Penulis: orba battik


