Sinergi Layanan Hukum Lampung Dibahas Wagub Jihan dan Kemenkum
- account_circle orba battik
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pembahasan layanan hukum Lampung berlangsung saat Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung. Pertemuan di Bandar Lampung menyoroti akses bantuan hukum desa serta penguatan kekayaan intelektual kampus.
Pertemuan Bahas Penguatan Sinergi Layanan Hukum
Bandar Lampung, Battikpost.site — Wakil Gubernur Lampung menerima kunjungan pimpinan kantor wilayah kementerian hukum Lampung. Pertemuan berlangsung di ruang kerja wakil gubernur. Agenda utama menyoroti penguatan kerja sama layanan hukum.
Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong kolaborasi lintas lembaga. Karena itu, pertemuan ini memfokuskan peningkatan pelayanan hukum bagi masyarakat. Selain itu, pembahasan juga menyentuh pengembangan kekayaan intelektual daerah.
Kunjungan tersebut menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung, Taufiqurrakhman. Ia memaparkan sejumlah program prioritas kelembagaan. Program itu menargetkan peningkatan akses hukum hingga tingkat desa.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog terbuka. Kedua pihak saling menyampaikan pandangan strategis. Karena itu, diskusi berjalan fokus dan produktif.
Selain itu, pemerintah daerah menilai kerja sama hukum sangat penting. Kolaborasi tersebut mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan demikian, masyarakat mendapat kepastian hukum lebih jelas.
Program Posbankum Desa Perluas Akses Keadilan
Kantor wilayah kementerian hukum Lampung terus mendorong pembentukan Pos Bantuan Hukum desa dan kelurahan. Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. Terutama masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.
Langkah ini memperluas akses layanan hukum Lampung hingga tingkat lokal. Selain itu, program tersebut memudahkan masyarakat memperoleh informasi hukum. Karena itu, pemerintah berharap manfaatnya terasa langsung.
Taufiqqurakhman menjelaskan rencana pembinaan dan persiapan program tersebut. Ia menyampaikan komitmen lembaganya secara jelas. Berikut pernyataan yang ia sampaikan dalam audiensi.
“Posbankum Desa/Kelurahan diharapkan mampu menjadi sarana perluasan akses keadilan bagi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.
Program Posbankum juga mendorong kesadaran hukum masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat dapat memahami hak dan kewajiban secara lebih baik. Selanjutnya, pemerintah daerah dapat mengurangi potensi konflik hukum.
Selain itu, program ini memperkuat jaringan bantuan hukum lokal. Banyak pihak dapat terlibat dalam layanan tersebut. Misalnya aparat desa, akademisi, serta organisasi bantuan hukum.
Dengan langkah itu, masyarakat tidak harus pergi jauh untuk mencari bantuan hukum. Layanan hadir lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, akses keadilan menjadi lebih merata.
Penguatan Sentra Kekayaan Intelektual di Kampus
Selain program bantuan hukum desa, pembahasan juga menyinggung kerja sama baru. Rencana itu berkaitan dengan Sentra Kekayaan Intelektual di perguruan tinggi. Fokusnya meliputi perlindungan hasil riset dan inovasi kampus.
Pihak kantor wilayah kementerian hukum menyiapkan Perjanjian Kerja Sama dengan perguruan tinggi. Kerja sama itu bertujuan memperkuat ekosistem inovasi daerah. Selain itu, kerja sama mendorong pemanfaatan hasil penelitian.
Menurut penjelasan dalam audiensi, Sentra KI dapat membantu pengelolaan karya intelektual akademisi. Dengan demikian, karya penelitian mendapat perlindungan hukum yang jelas. Selain itu, peluang komersialisasi juga terbuka lebih luas.
Langkah ini juga menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan industri. Karena itu, inovasi kampus tidak berhenti di penelitian saja. Selanjutnya, inovasi dapat berkembang menjadi produk bernilai ekonomi.
Program ini juga membantu mahasiswa dan dosen memahami pentingnya hak kekayaan intelektual. Kesadaran tersebut penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, daerah juga mendapat manfaat dari inovasi lokal.
Dukungan Regulasi dan Kolaborasi Pemerintah Daerah
Dalam pertemuan tersebut, pihak kementerian hukum juga menawarkan dukungan penyusunan regulasi daerah. Dukungan ini meliputi aspek hukum dalam kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, koordinasi lintas lembaga menjadi semakin penting.
Taufiqqurakhman menegaskan kesiapan pihaknya untuk bekerja bersama pemerintah provinsi. Ia menyampaikan komitmen kolaborasi secara langsung. Pernyataan itu muncul dalam sesi diskusi resmi.
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam penyusunan peraturan serta dukungan aspek hukum lainnya,” ujar Taufiqqurakhman.
Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik tawaran kerja sama tersebut. Pemerintah menilai sinergi ini sangat strategis. Selain itu, kerja sama tersebut dapat memperkuat sistem regulasi daerah.
Kemudian, pemerintah daerah menilai dukungan hukum sangat penting dalam pembangunan. Banyak program daerah membutuhkan landasan regulasi yang jelas. Karena itu, kolaborasi hukum harus berjalan konsisten.
Komitmen Pemprov Perkuat Sinergi Layanan Hukum
Wakil Gubernur Lampung menyampaikan sikap pemerintah provinsi dalam audiensi tersebut. Ia membawa pesan dari gubernur Lampung. Pesan itu menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga.
Wagub menilai sinergi dengan kementerian hukum dapat memperkuat pembangunan daerah. Selain itu, sinergi juga membantu penyusunan kebijakan yang tepat. Oleh karena itu, kolaborasi perlu terus berjalan.
“Pada prinsipnya, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Hukum, terutama dalam hal fasilitasi regulasi dan kebutuhan hukum lainnya,” ujarnya.
Selain itu, Wagub menyoroti pentingnya sosialisasi Pos Bantuan Hukum. Ia ingin masyarakat memahami keberadaan layanan tersebut. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal.
Ia juga mendorong penyebaran informasi hukum secara lebih luas. Pemerintah daerah dapat melibatkan banyak pihak dalam sosialisasi. Misalnya pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat.
Langkah sosialisasi dapat meningkatkan literasi hukum masyarakat. Karena itu, masyarakat lebih siap menghadapi persoalan hukum. Selain itu, masyarakat dapat mencari solusi secara tepat.
Pada akhirnya, kerja sama antara pemerintah provinsi dan kantor wilayah kementerian hukum terus berkembang. Kedua pihak berkomitmen memperkuat layanan hukum Lampung. Kolaborasi ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
- Penulis: orba battik


