Pelatihan AI Dorong UMKM Lampung Naik Kelas
- account_circle orba battik
- calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
- print Cetak

Dekranasda Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia menggelar pelatihan AI bagi UMKM Lampung di Aula Permaisuri, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence untuk promosi produk dan pengembangan usaha.
Dekranasda Lampung Buka Pelatihan AI bagi UMKM
Bandar Lampung, Battikpost.site — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung diwakili oleh pengurus bidang Manajemen Usaha, Irsan Murhan, membuka kegiatan pelatihan bertema “Agar Semakin Maju dan Siap Naik Level dengan AI.”
Dekranasda menggandeng Bank Indonesia untuk memperkuat daya saing UMKM di era digital. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membantu pelaku usaha kecil menengah memahami teknologi AI sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien.
Irsan Murhan menegaskan pentingnya peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“UMKM ini memang kita harapkan akan menjadi garda terdepan untuk peningkatan ekonomi kita. Di tengah berbagai macam gejolak ekonomi yang ada, kita harapkan UMKM ini tetap bertahan dan memberikan kontribusi yang signifikan,” ujarnya.
UMKM Didorong Kuasai Promosi Digital
Dalam arahannya, Irsan menyoroti tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM, terutama dalam hal promosi produk. Ia mendorong peserta untuk berani tampil dan memperkenalkan produknya melalui media digital.
“Kalau Bapak dan Ibu tidak mempromosikan diri, sebagus apapun kualitas produk yang dipunyai tidak akan dapat dikenal oleh masyarakat dan salah satu caranya yaitu membuat konten,” tegasnya.
Menurut Irsan, kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi kunci agar UMKM bisa menembus pasar yang lebih luas. Karena itu, pelatihan ini dirancang agar peserta memahami berbagai fitur AI yang dapat membantu mereka membuat konten menarik dan berkualitas.
Baca Juga Terbaru
AI Buka Peluang Kreatif bagi UMKM
Irsan menjelaskan bahwa teknologi Artificial Intelligence menawarkan berbagai peluang kreatif.
“Dan ada beberapa fitur lainnya di AI yang lain yang nantinya bisa kita gunakan untuk berbagai hal, termasuk video. Kadang-kadang di sosial media kita lihat banyak sekali video-video yang seolah-olah dia melaksanakan umrah, seolah-olah dia lagi naik kereta, tiba-tiba berubah bentuk, dan lain sebagainya Itu adalah kemampuan dari AI, ya,” jelasnya.
Ia menilai, dengan memahami teknologi AI, pelaku UMKM bisa menghemat biaya promosi dan memperluas jangkauan pasar. Selain itu, mereka dapat membuat konten menarik tanpa harus bergantung pada tenaga profesional.
Waspadai Risiko Penyalahgunaan Teknologi
Selain membahas manfaat, Irsan juga mengingatkan peserta agar berhati-hati terhadap penyalahgunaan AI. Menurutnya, setiap kemajuan teknologi selalu memiliki sisi negatif yang perlu diwaspadai.
“Tapi Bapak dan Ibu, ada sisi negatif juga dari AI ini yang perlu kita cermati. Suara kita juga bisa ditiru, ya. Wajah kita bisa juga ditiru,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sikap bijak dalam memanfaatkan teknologi. Kesadaran digital harus ditingkatkan agar pelaku UMKM tidak mudah tertipu oleh modus penipuan berbasis teknologi yang semakin marak.
Dorongan untuk Adaptasi Teknologi
Meskipun menyadari bahwa sebagian peserta belum terbiasa dengan dunia digital, Irsan tetap mengajak mereka agar tidak ragu mempelajarinya.
“Dengan menggunakan handphone secara maksimal, ya, Android ya, enggak mesti dari iPhone, tapi Android tetap memungkinkan, enggak perlu laptop, kita sudah bisa melakukan sesuatu untuk mempromosikan produk kita,” jelasnya.
Menurutnya, kemampuan menggunakan perangkat sederhana seperti ponsel sudah cukup untuk memulai promosi digital. Yang terpenting, pelaku UMKM memiliki kemauan untuk belajar dan beradaptasi.
Komitmen Dekranasda Dorong Digitalisasi UMKM
Irsan berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal. Ia menekankan bahwa hasil pelatihan harus memberikan dampak nyata bagi pengembangan usaha.
Pelatihan ini, katanya, bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wadah pembelajaran praktis untuk meningkatkan kemampuan digital para pelaku UMKM.
Ia juga menambahkan bahwa pelatihan menghadirkan narasumber berkompeten di bidang teknologi dan digitalisasi. Mereka memberikan materi seputar pemanfaatan AI dalam promosi produk, strategi pemasaran digital, serta cara membangun citra merek melalui media sosial.
Dengan pelatihan ini, Dekranasda dan Bank Indonesia berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM berbasis teknologi. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan melahirkan wirausaha kreatif yang mampu bersaing di pasar nasional dan global.
Peran Strategis AI dalam Penguatan Ekonomi Daerah
Penggunaan teknologi AI tidak hanya relevan bagi perusahaan besar, tetapi juga penting bagi UMKM di daerah. AI dapat membantu pelaku usaha menganalisis tren pasar, memahami kebutuhan konsumen, serta meningkatkan efektivitas promosi.
Melalui pemanfaatan teknologi ini, UMKM Lampung berpotensi memperluas pasar, menambah omzet, dan menciptakan lapangan kerja baru.
Dekranasda menilai, inovasi digital menjadi salah satu kunci untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah. Karena itu, pelatihan seperti ini akan terus digelar secara berkala agar lebih banyak pelaku UMKM mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha, Lampung diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pengembangan UMKM berbasis teknologi di Indonesia. (Red).
- Penulis: orba battik


