Gudang Diduga Penimbunan BBM di Tanjung Bintang Terbakar Hebat, Warga Sempat Panik
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lampung Selatan, Battikpost.site – Kebakaran gudang yang diduga menimbun bahan bakar minyak terjadi di wilayah Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (3/3/2026) pukul 17.30 WIB. Api cepat membesar, warga panik, dan petugas segera melakukan pemadaman di lokasi kejadian.
Kronologi Kebakaran Gudang di Tanjung Bintang
Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Serdang menuju Desa Galih Lunik. Lokasi tersebut berada di kawasan perkebunan yang cukup sepi. Akses jalan menuju gudang juga terbatas.
Selain itu, posisi gudang berada tidak jauh dari akses flyover Tol Trans Sumatera wilayah Serdang. Karena itu, beberapa warga sekitar dapat melihat asap dari kejauhan.
Kejadian bermula ketika warga melihat api mulai membesar menjelang waktu berbuka puasa. Warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak terkait. Selanjutnya, informasi cepat menyebar di lingkungan sekitar.
Api segera melahap bangunan gudang beserta isinya. Kobaran api terlihat tinggi dan cukup besar. Asap hitam pekat membumbung ke udara.
Sementara itu, warga di sekitar lokasi merasakan kepanikan. Mereka khawatir api merambat ke lahan lain. Namun warga tetap memantau dari jarak aman.
Selain kekhawatiran, beberapa warga juga mencoba memberi informasi kepada petugas. Langkah tersebut membantu proses penanganan awal. Karena itu, petugas segera menuju lokasi kebakaran.
Api Cepat Membesar dan Terdengar Letupan
Kobaran api terus membesar dalam waktu singkat. Bangunan gudang memiliki dinding tinggi dan area luas. Kondisi itu membuat api terlihat semakin mencolok.
Selain itu, sejumlah kendaraan di sekitar lokasi ikut terbakar. Api menjalar dengan cepat karena bahan mudah terbakar. Akibatnya, proses pengendalian api menjadi sulit.
Beberapa saksi mata mengaku mendengar suara letupan kecil. Suara tersebut terdengar sebelum api semakin membesar. Situasi itu membuat warga semakin waspada.
Di sisi lain, sejumlah video beredar di masyarakat. Video tersebut menunjukkan kondisi gudang yang terbakar hebat. Lokasi gudang terlihat berada di kawasan yang relatif sepi.
Karena itu, warga merasa khawatir terhadap potensi penyebaran api. Mereka takut api menjalar ke lahan atau bangunan lain. Kekhawatiran tersebut muncul karena bahan bakar mudah terbakar.
Selain itu, masyarakat juga menilai keberadaan gudang tersebut berisiko. Gudang diduga menyimpan BBM dalam jumlah cukup besar. Situasi itu menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan lingkungan sekitar.
Warga berharap pengelolaan bahan bakar mengikuti standar keselamatan. Mereka ingin aktivitas penyimpanan berjalan sesuai aturan. Dengan demikian, potensi bahaya dapat diminimalkan.
Petugas Pemadam Kebakaran Turun ke Lokasi
Setelah menerima laporan warga, petugas segera bergerak. Tim pemadam kebakaran Kabupaten Lampung Selatan menuju lokasi kejadian. Mereka membawa armada untuk mengendalikan api.
Sebanyak dua unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Selain itu, petugas juga mengamankan area sekitar.
Namun proses pemadaman tidak berjalan mudah. Dugaan keberadaan banyak bahan bakar mempercepat penyebaran api. Akibatnya, petugas membutuhkan waktu lebih lama.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, kebakaran masih berlangsung sampai saat ini,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (3/3/2026).
Selain itu, ia juga menyampaikan kondisi di dalam gudang. Menurutnya, jumlah bahan bakar cukup banyak.
“Iya, BBM-nya banyak,” kata Rully singkat.
Sementara itu, tim di lapangan tetap fokus melakukan pemadaman. Petugas juga berupaya menjaga keamanan area sekitar. Langkah tersebut penting untuk mencegah risiko tambahan.
Pihaknya juga meminta waktu untuk memberikan informasi lanjutan.
“Mohon waktu, tim masih bekerja untuk proses pemadaman. Nanti kami informasikan lebih lanjut jika proses pemadaman selesai,” tambahnya.
Dugaan Kepemilikan Gudang Masih Ditelusuri
Informasi yang berkembang di lapangan mulai muncul setelah kejadian. Beberapa warga menyebut dugaan pemilik gudang tersebut. Namun informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi resmi.
Sejumlah sumber menyebut gudang diduga milik pria berinisial HK. Ia disebut-sebut sebagai oknum yang diduga terkait dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. Namun informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi.
Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan keterangan detail. Instansi terkait juga masih melakukan penelusuran. Proses tersebut bertujuan memastikan kepemilikan gudang.
Selain itu, petugas juga menelusuri legalitas aktivitas di lokasi. Mereka juga berupaya mengetahui penyebab pasti kebakaran. Karena itu, proses penyelidikan masih berjalan.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun petugas masih melakukan pendataan kerugian materi. Langkah tersebut penting untuk mengetahui dampak kejadian.
Warga berharap aparat segera melakukan penyelidikan menyeluruh. Mereka ingin mendapatkan penjelasan resmi dari pihak berwenang. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih tenang.
Selain itu, warga juga berharap pengawasan terhadap aktivitas penyimpanan bahan bakar semakin ketat. Mereka ingin kejadian serupa tidak terulang. Karena itu, penanganan kasus ini menjadi perhatian masyarakat.
Di sisi lain, peristiwa ini juga menjadi pengingat penting bagi lingkungan sekitar. Aktivitas penyimpanan bahan mudah terbakar memerlukan standar keamanan tinggi. Selain itu, pengawasan juga perlu berjalan konsisten.
Masyarakat berharap aparat memberikan informasi yang jelas dan terbuka. Informasi tersebut akan membantu mengurangi kekhawatiran warga. Oleh karena itu, publik menunggu perkembangan penyelidikan lebih lanjut.
- Penulis: Admin


